Akupedia.id, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada Masjid KH Muhammad Sadjid, Kelurahan Baru, Tenggarong, usai pelaksanaan Salat Idul Adha, Rabu (27/05/2026).
Sapi bantuan presiden dengan bobot hampir mencapai 1 ton itu diserahkan langsung oleh Bupati Kukar kepada pihak yayasan masjid dan akan dipotong bersama hewan kurban lainnya untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.
“Sapi presiden ini beratnya 980 kilogram dan insya Allah hari ini akan dipotong melengkapi sapi-sapi yang ada di Masjid Sajid ini,” ujar Aulia.
Ia menjelaskan, daging kurban tersebut nantinya akan didistribusikan kepada lebih dari seribu warga yang berada di sekitar masjid.
“Jadi mudah-mudahan dengan kegiatan ini seluruh warga masyarakat yang ada di sekitar sini bisa merasakan berkahnya Hari Raya Kurban tahun ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Aulia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan, keamanan, dan kekompakan daerah. Ia menilai semangat berkurban tidak hanya tentang ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama manusia.
“Jangan mudah tercerai-berai, jaga terus persatuan dan kesatuan di tengah kita,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Sajid Tenggarong, Syamsul Ma’arif, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menerima total 16 ekor sapi dan tiga ekor kambing kurban. Dari jumlah tersebut, satu ekor merupakan bantuan sapi presiden yang baru pertama kali diterima sejak masjid berdiri 22 tahun lalu.
“Ini pertama kalinya Masjid Sadjid menerima sapi bantuan presiden,” ungkap Syamsul.
Ia menjelaskan, para pekurban tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari sejumlah kecamatan dan kota lain seperti Tenggarong Seberang, Sebulu, Kota Bangun, Samboja, Samarinda, hingga Balikpapan.
Untuk distribusi daging kurban, panitia menyiapkan sebanyak 1.099 bungkus bagi warga di seluruh RT Kelurahan Baru, serta sekitar 300 bungkus tambahan untuk masyarakat di luar wilayah tersebut.
“Karena setiap tahun masyarakat di luar Kelurahan Baru selalu datang dan tentu kami siapkan. Untuk yang tidak dapat di tempat lain, mereka pasti ke sini,” jelasnya.
Syamsul berharap semangat berkurban masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun seiring membaiknya kondisi ekonomi masyarakat.
“Mudah-mudahan ekonomi kita membaik, masyarakat semakin makmur sehingga jamaah dan masyarakat umum dapat berkurban lebih banyak di tahun-tahun depan,” pungkasnya.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





