Tekan Enter untuk mencari

Insentif Guru Non-ASN Kukar Akhirnya Dibayarkan, PGRI Harap Penyaluran Kembali Normal

Foto: Ketua PGRI Kutai Kartanegara, Nasruddin Zainuddin.

Akupedia.id, Tenggarong – Setelah sempat tertunda selama beberapa bulan, insentif bagi guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya mulai dibayarkan. Pencairan tersebut menjadi angin segar bagi para tenaga pendidik yang telah menunggu kepastian penyaluran hak mereka sejak awal tahun.

Ketua PGRI Kukar, Nasruddin Zainuddin, memastikan bahwa pembayaran insentif untuk empat bulan sekaligus telah direalisasikan dan diterima oleh para guru penerima manfaat.

“Alhamdulillah, sudah cair empat bulan sesuai dengan yang dijanjikan kemarin,” kata Nasruddin, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, proses pencairan telah dilakukan pada pekan lalu dan saat ini dana tersebut sudah masuk ke rekening para guru non-ASN. Pembayaran dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima.

Nasruddin menuturkan, keterlambatan penyaluran insentif bukan disebabkan oleh keterbatasan anggaran daerah, melainkan karena adanya proses penyempurnaan regulasi yang menjadi dasar penyaluran bantuan tersebut.

“Memang ada beberapa kendala karena perbaikan dan penyempurnaan regulasi sehingga prosesnya sedikit terhambat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nominal insentif yang diterima setiap guru tidak sama. Besaran bantuan disesuaikan dengan lokasi penugasan dan sejumlah ketentuan yang berlaku dalam skema pemberian insentif tersebut.

Dengan telah dicairkannya pembayaran empat bulan sekaligus, PGRI Kukar berharap proses penyaluran insentif berikutnya dapat kembali berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, kepastian pembayaran rutin setiap bulan sangat penting untuk mendukung kesejahteraan guru non-ASN yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di daerah.

“Harapan kami, untuk bulan-bulan berikutnya proses pencairan bisa dilakukan setiap bulan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

PGRI juga berharap berbagai kendala administratif yang sempat menyebabkan keterlambatan dapat diselesaikan sepenuhnya, sehingga penyaluran insentif kepada guru non-ASN di Kukar dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu ke depan.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini