Tekan Enter untuk mencari

Pemadaman Listrik Bergilir di Kaltim Diperkirakan Berlangsung Sebulan Akibat 2 Pembangkit Rusak Bersamaan

Foto: Sirana.id

Akupedia.id, Samarinda – Masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) harus bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir selama kurang lebih satu bulan ke depan. Kondisi tersebut terjadi setelah dua pembangkit listrik utama mengalami gangguan teknis secara bersamaan, sehingga memengaruhi keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut.

PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan pengaturan beban listrik dilakukan sebagai langkah sementara untuk menjaga stabilitas pasokan hingga proses perbaikan pembangkit selesai.

Di Kota Balikpapan, PLN telah mengumumkan penghentian sementara aliran listrik kepada sebagian pelanggan pada Senin (29/6/2026). Pemadaman dijadwalkan berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wita, dan berdampak pada sejumlah kawasan, termasuk Perumahan Korpri Taman Tiga Generasi beserta wilayah sekitarnya.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balikpapan Selatan PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Langgeng Asmara, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil menyusul gangguan teknis pada salah satu komponen pembangkit yang memengaruhi pasokan daya sistem.

“Sehubungan dengan adanya gangguan teknis pada komponen pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) yang berdampak pada pasokan daya sistem, PLN akan melakukan pengaturan operasi kelistrikan guna menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, jadwal maupun durasi pemadaman masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, bergantung pada perkembangan proses pemulihan di lapangan.

“Penghentian pasokan listrik sementara ini dapat berubah, baik dari jadwal, durasi, maupun pembatalan. Kami terus berupaya mempercepat pemulihan gangguan dan meminimalkan dampaknya kepada pelanggan,” katanya.

Gangguan pasokan listrik sebenarnya telah dirasakan masyarakat sejak 22 Juni 2026. Saat itu, listrik padam mulai sekitar pukul 18.30 Wita di enam wilayah Kota Balikpapan, di antaranya Kelurahan Sumber Rejo, Sungai Ampal, Beller, Gunung Guntur, Strat 1, Strat 2, Kampung Timur, serta sejumlah kawasan di sekitarnya.

Pemadaman tersebut turut memengaruhi aktivitas masyarakat. Sejumlah pelaku usaha terpaksa menggunakan lampu darurat agar tetap dapat melayani pelanggan. Di beberapa pasar tradisional, pembeli bahkan harus memanfaatkan senter telepon genggam untuk memilih kebutuhan belanja karena kondisi penerangan yang minim.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menjelaskan bahwa pemadaman bergilir dipicu oleh gangguan yang terjadi secara bersamaan pada dua pembangkit utama, yakni PLTU Handil dan PLTGU Tanjung Batu.

Menurutnya, hasil koordinasi dengan PLN menunjukkan proses revitalisasi kedua pembangkit tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

“Sebulan ini akan bergiliran setiap kabupaten/kota. Akan ada tiga jam waktu untuk mati lampu,” ujar Seno kepada wartawan di Samarinda.

Ia menegaskan, gangguan yang terjadi sama sekali tidak berkaitan dengan ketersediaan batu bara untuk pembangkit listrik. Pasokan bahan bakar melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) dipastikan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Seno juga meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab pemadaman karena persoalan tersebut murni disebabkan gangguan teknis pada fasilitas pembangkit yang kini sedang dalam proses penanganan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berkoordinasi dengan PLN agar proses revitalisasi dapat diselesaikan sesuai target sehingga sistem kelistrikan kembali normal.

Menurut Seno, apabila seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, distribusi listrik di Kalimantan Timur diperkirakan kembali stabil mulai Juli 2026.

Dengan berlangsungnya proses perbaikan tersebut, masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Kaltim diimbau mengantisipasi jadwal pemadaman bergilir yang akan diterapkan sementara waktu, sembari menunggu sistem kelistrikan kembali beroperasi secara normal.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini