Akupedia.id, Tenggarong – Tangis haru dan senyum bahagia tak dapat disembunyikan dari wajah Ibu Yayuk saat menerima kunci rumahnya yang telah selesai direnovasi. Setelah hampir 20 tahun menempati rumah yang kondisinya kurang layak, kini ia akhirnya dapat tinggal di hunian yang lebih nyaman.
Rumah Yayuk menjadi satu dari sembilan rumah warga di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang mendapat bantuan rehabilitasi melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kukar, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kukar, Polres Kukar, serta dukungan Bankaltimtara.
“Saya sangat senang dan bahagia. Setelah 20 tahun menempati rumah ini, akhirnya bisa diperbaiki,” ujar Yayuk.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan bahwa rumah tersebut telah lama ingin direnovasi. Namun rencana itu harus tertunda karena seluruh dana dan material bangunan yang telah disiapkan terpaksa dijual untuk biaya pengobatan suaminya yang kemudian meninggal dunia empat tahun lalu.
“Rumah ini sebenarnya sudah ingin direnovasi, bahannya sudah siap semua. Tapi karena suami sakit, semuanya dijual lagi,” tuturnya.
Yayuk mengaku bersyukur ketika mendapat kabar dari Baznas bahwa rumahnya terpilih sebagai salah satu penerima bantuan bedah rumah.
“Saya dihubungi Baznas awal bulan kemarin. Sorenya langsung dibongkar untuk direnovasi. Alhamdulillah sekarang sudah selesai,” katanya.
Peresmian rumah layak huni tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, bersama Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Senin (29/6/2026). Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan program rehabilitasi rumah merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Baznas dengan Polres Kukar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
“Hari ini kita meresmikan rehab rumah menjadi rumah layak huni yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polres Kutai Kartanegara dengan pemerintah daerah melalui Baznas. Total rumah yang sudah direnovasi sebanyak sembilan unit,” ujarnya.
Menurutnya, ekspresi bahagia dari penerima manfaat menjadi bukti bahwa program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap kolaborasi serupa tidak hanya dilakukan dalam momentum Hari Bhayangkara, tetapi dapat terus berlanjut pada berbagai program sosial lainnya.
“Ke depan kegiatan-kegiatan sosial akan terus dikolaborasikan sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat bisa semakin besar dan penerima manfaatnya semakin banyak,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menjelaskan bahwa dari sembilan rumah yang direnovasi, delapan di antaranya merupakan hasil kolaborasi Polres Kukar bersama Pemerintah Kabupaten Kukar dan Baznas, sedangkan satu rumah lainnya dibangun melalui kerja sama dengan perusahaan di Kecamatan Loa Janan.
Program tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Secara keseluruhan, Polda Kaltim menargetkan renovasi 80 rumah di berbagai wilayah, dengan sembilan rumah berada di Kukar.
“Mudah-mudahan kolaborasi yang kita lakukan antara Polres dan pemerintah daerah ini membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





