Tekan Enter untuk mencari

Karhutla 50 Hektare Melanda Loa Tebu Kukar, Api Masih Menyala di Lereng Curam

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, ikut memadamkan api di Bengkinang, Kelurahan Loa Tebu, Tenggarong.

Akupedia.id, TENGGARONG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kali ini, kebakaran melanda kawasan Jalan Bukit Bengkinang, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (15/9/2026).

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare. Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral di kawasan perkebunan Kalpataru.

Laporan kebakaran awalnya diterima BPBD Kukar dari warga sekitar pada pukul 13.30 Wita. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 13.40 Wita untuk melakukan penanganan.

Pemadaman dilakukan bersama tim gabungan di sejumlah titik api. Selain penanganan dari darat, BNPB juga mengerahkan helikopter untuk melakukan waterbombing dari udara. Pesawat juga digunakan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang melakukan peninjauan juga turut turun dalam penanganan karhutla tersebut sekitar pukul 16.00 Wita. Penanganan pun berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 Wita.

BPBD Kukar memperkirakan tim gabungan berhasil menangani sekitar 4-5 hektare area terbakar dari darat. Sementara operasi waterbombing diperkirakan mampu memadamkan sekitar 1 hektare.

Namun, upaya pemadaman belum sepenuhnya menuntaskan kebakaran. Laporan BPBD menyebut masih terdapat titik api yang terlihat di lokasi yang sulit dijangkau.

Kondisi medan menjadi salah satu kendala utama. Area kebakaran berada di lereng yang curam, sementara saat malam hari pencahayaan sangat minim. Ditambah lagi, angin kencang membuat api lebih mudah menyebar ke area lainnya.

“Masih banyak terlihat titik api, jauh belum bisa dijangkau,” demikian laporan BPBD Kukar.

Karena kondisi tersebut, tim gabungan akhirnya ditarik kembali ke posko sekitar pukul 20.00 Wita untuk beristirahat. Tim tetap bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan yang terbakar.

Dalam penanganan tersebut, BPBD Kukar mengerahkan sejumlah kendaraan dan peralatan pemadaman, termasuk tiga unit mobil dalkarhutla, satu mobil slip on, satu unit Hilux komando, mesin pompa Tohatsu, pompa apung, water tank serta sejumlah selang pemadam.

Hingga penanganan hari ini berakhir, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tim gabungan memastikan pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini