Jepang mengirim tiga unit helikopter CH-47 Chinook untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Ketiga helikopter tersebut diberangkatkan menggunakan kapal pengangkut JS Kunisaki pada 30 Agustus 2026 dan diperkirakan tiba dalam waktu 1–2 minggu.
Selain Jepang, Malaysia juga mendapat izin resmi untuk melintasi wilayah udara Indonesia dalam rangka mendukung operasi modifikasi cuaca di sepanjang wilayah perbatasan kedua negara. Secara keseluruhan, Kementerian Perhubungan telah menerbitkan 35 izin khusus bagi pesawat dengan registrasi asing yang melibatkan 11 operator dari delapan negara, dengan total 36 helikopter.
Sementara itu, hingga 30 Agustus 2026 tercatat 93 insiden karhutla yang tersebar di 12 provinsi dengan area penanganan mencapai 38.829,46 hektare. Sebanyak 52 pesawat khusus dikerahkan ke wilayah Kalimantan dan Sumatera, sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan karhutla yang masih menjadi ancaman di sejumlah daerah.