Tekan Enter untuk mencari

Bupati Kukar Tinjau Longsor Jembayan, Imbau Warga di Sekitar Lokasi Mengungsi Sementara

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, saat meninjau langsung kondisi jalan longsor di Desa Jembayan.

Akupedia.id, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meninjau langsung kondisi Jalan Yos Sudarso, tepatnya di kawasan Jalan Poros Dusun Margasari, RT 04, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, yang kembali mengalami longsor, Sabtu (15/8/2026).

Aulia mengatakan, longsor yang terjadi kali ini merupakan kejadian ketiga di lokasi tersebut. Dua kejadian sebelumnya telah mendapatkan penanganan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur poros nasional.

“Ini merupakan kejadian yang ketiga. Memang dua kejadian sebelumnya sudah ditangani dengan baik oleh Balai, karena ini memang poros nasional,” ujar Aulia.

Menurutnya, pihak Balai telah berada di lokasi sejak kejadian pertama kali dilaporkan untuk melihat kondisi serta melakukan langkah penanganan. Pemerintah Kabupaten Kukar juga telah berkoordinasi dengan pihak Balai terkait langkah lanjutan yang akan dilakukan.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah pemasangan jembatan Bailey sebagai akses sementara agar aktivitas masyarakat, termasuk distribusi logistik, tetap berjalan selama proses penanganan jalan berlangsung.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kabalai, mungkin ada beberapa langkah-langkah yang akan ditempuh, termasuk salah satunya mempersiapkan jembatan Bailey sehingga aktivitas warga masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.

Aulia menyebut, pemasangan jembatan Bailey diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Namun, proses penanganan awal telah dilakukan sejak Jumat (14/8/2026) dan terus berlanjut pada hari ini.

“Kalau untuk pemasangan jembatan tadi itu sekitar dua bulan. Tetapi sebelum menuju ke sana, teman-teman sudah mulai kemarin, hari ini itu sudah melakukan tindakan-tindakan yang harusnya dilaksanakan di tempat ini,” katanya.

Sembari menunggu penanganan permanen, akses kendaraan dari arah Tenggarong menuju Loa Janan maupun sebaliknya akan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah desa.

Sementara itu untuk kendaraan besar, Aulia menyebut akan dialihkan melalui jalur Tenggarong Seberang dan Samarinda karena akses alternatif yang disiapkan pemerintah desa relatif kecil dan sulit untuk dilalui kendaraan besar.

Ia juga menjelaskan, pengaturan arus lalu lintas nantinya akan dikoordinasikan bersama Polres Kukar agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu.

“Untuk kondisi sekarang itu kondisi jalan kita akan alihkan dulu ke belakang. Tadi Pak Kades sudah membuat alternatif, nanti akan dirapatkan serta teman-teman dari Polres untuk rekayasa lalu lintasnya,” katanya.

Di sisi lain, Aulia juga meminta warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor untuk sementara tidak menempati rumahnya dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi, terutama mengingat potensi pergerakan tanah masih dapat terjadi.

“Untuk warga masyarakat yang ada di sekitar sini, tadi kami sampaikan untuk jangan dulu tidur di rumahnya. Sebaiknya mengungsi dulu sehingga kita khawatir ketika saat malam hari itu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Balai disebut telah melakukan sejumlah langkah antisipatif di lokasi. Mulai dari memasang cctv di lokasi, serta menyiapkan alat berat untuk merapikan kondisi tanah yang mengalami pergerakan, dengan harapan tidak terjadi penurunan tanah lanjutan.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini