Tekan Enter untuk mencari

Usai Dilantik, Camat Anggana Janji Gerak Cepat Tangani Karhutla dan Krisis Air

Foto: Bupati Kutai Kartanegara-Aulia Rahman Basri, bersama Camat Anggana-Rokip.

Akupedia.id, Tenggarong – Camat Anggana yang baru dilantik, Rokip, langsung dihadapkan pada sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan cepat, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga krisis air bersih akibat intrusi air laut.

Ia resmi dilantik bersama 57 pejabat lainnya di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Jumat (18/9/2026). Ia menggantikan Camat sebelumnya, Rendra Abadi yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar.

Usia dilantik, Rokip mengatakan, dirinya berkomitmen menjalankan amanah yang diberikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dengan bekerja secara optimal untuk membangun Kecamatan Anggana.

“Alhamdulillah pelantikan hari ini kita sudah berjalan dengan sangat baik, sangat lancar dan kita terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah mempercayakan kami untuk menjadi camat di Anggana. Kami berkomitmen akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya, seoptimal mungkin untuk membangun Kecamatan Anggana,” ujar Rokip.

Ia menyebut, salah satu perhatian utama yang disampaikan Bupati adalah persoalan karhutla dan krisis air yang saat ini dihadapi masyarakat Anggana.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Rokip memastikan pihaknya akan bergerak cepat dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ya, sesuai arahan Pak Bupati, kita akan laksanakan gerak cepat untuk memimpin Karhutla dan terkait dengan air. Insya Allah kita akan koordinasikan dengan pihak terkait bagaimana kita menyelesaikan, mencari solusi sebaik mungkin untuk kekurangan air ataupun kelangkaan air yang ada di Kecamatan Anggana,” jelasnya.

Terkait kondisi air bersih, Rokip menjelaskan situasi di Anggana turut dipengaruhi kondisi pasang surut. Air laut yang mulai bergerak masuk ke arah Sungai Mahakam dikhawatirkan kembali memengaruhi kualitas air baku yang digunakan masyarakat.

“Sebelumnya saat ini kan ada surut ya, dan saat ini air laut akan naik karena memang kondisinya sampai Sungai Mahakam pun akan kelihatan sudah air laut mengarah ke sini. Jadi artinya itu akan mempengaruhi kondisi air laut yang berada di arah pantai,” katanya.

Rokip mengatakan, dirinya telah melakukan komunikasi awal dengan sejumlah OPD untuk membahas kemungkinan bantuan air bersih maupun solusi lainnya bagi masyarakat.

“Memang ada bantuan biasanya dari khususnya ada beberapa dinas yang terkait yang nanti kita koordinasikan. Kita akan koordinasikan secara intensif kepada OPD-OPD terkait bantuan ataupun solusi yang akan nanti kita berikan di Kecamatan Anggala,” ujarnya.

Selain persoalan air bersih, Rokip juga menyatakan akan mendorong pembangunan dan optimalisasi fasilitas umum di wilayah Anggana. Ia ingin fasilitas yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Kita fokus pembangunan, fokus pembangunan penyelamatan Anggana, tentunya beberapa fasilitas-fasilitas umum yang di Anggana yang saat ini sudah bagus akan kita optimalisasikan, akan kita berdaya gunakan fasilitas umum sehingga masyarakat nanti betul-betul bisa menikmati tempat-tempat yang ada di Anggana,” tuturnya.

Perhatian juga akan diarahkan ke wilayah pesisir, termasuk Desa Sepatin yang masih menghadapi persoalan air dan listrik.

“Sepatin nanti terkait air dan listriknya akan kita koordinasikan secara optimal, bahkan mungkin kalau memang memungkinkan kita akan mengkoordinasikan ataupun melakukan rapat dengan pendapat dengan pihak DPRD Provinsi,” pungkas Rokip.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini