Tekan Enter untuk mencari

Karhutla Pendingin Sangasanga Diperkirakan Capai 250 Hektare, Api Masih Terdeteksi

Foto: Tim gabungan melakukan pemadaman karhutla di wilayah Pendingin, Kecamatan Sangasanga.

Akupedia.id, Tenggarong – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar), masih belum sepenuhnya dapat dipadamkan hingga Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan pemantauan menggunakan drone, luasan lahan yang terbakar sejak hari pertama hingga saat ini diperkirakan mencapai sekitar 250 hektare. Namun, titik api masih tersebar di sejumlah lokasi dan sebagian berada jauh dari akses jalan.

Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Husaini, mengatakan tim gabungan masih melakukan pemadaman di sekitar wilayah Pendingin, termasuk titik api yang dilaporkan mengarah ke permukiman warga di RT 09.

“Masih ada titik api terlihat, tidak sepenuhnya bisa dipadamkan,” kata Husaini dalam laporan penanganan karhutla BPBD Kukar, Sabtu (22/8/2026).

Pada penanganan hari kelima, tim menerima laporan sekitar pukul 11.30 WITA terkait titik api yang mengarah ke permukiman. Tim kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Saat ini, pemadaman difokuskan pada area yang diperkirakan seluas 4-5 hektare. Tim menggunakan air rawa sebagai sumber air, dengan dukungan sejumlah peralatan pemadaman, termasuk mesin pompa, selang, jet shooter, water tank dan mobil tangki dalkarhutla.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain sumber air yang cukup jauh, konektor selang juga beberapa kali mengalami masalah.

Kondisi semakin sulit karena kabut asap cukup tebal disertai angin kencang di lokasi kebakaran. Situasi tersebut membuat tim kesulitan melakukan pemadaman di sejumlah titik.

Hingga pukul 20.00 WITA, tim TRC BPBD Kukar bersama tim gabungan menghentikan sementara pemadaman dan kembali ke posko untuk beristirahat.

Penanganan karhutla melibatkan BPBD Kukar bersama Redkar Sangasanga, Koramil, Kecamatan, Damkar Matan, Polsek Anggana, serta sejumlah relawan dan unsur lainnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini