Akupedia.id, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kukar masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (15/7/2026), dan dipimpin langsung Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur, Fachruddin Djaprie.
Selain Aulia, sejumlah pejabat daerah juga dilantik sebagai pengurus Mabicab, di antaranya Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Edi Damansyah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Usai dilantik, Aulia mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda, sekaligus mendukung program pembangunan sumber daya manusia di Kutai Kartanegara.
“Hari ini kita melakukan pelantikan Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara. Kita dilantik langsung oleh Kwarda Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Aulia juga melantik jajaran Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kukar masa bakti 2025–2030 yang dipimpin oleh Aji Ali Husni.
Menurut Aulia, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, organisasi tersebut dinilai mampu menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, jiwa korsa, serta semangat pengabdian dan bela negara.
“Pramuka ini merupakan salah satu organisasi yang punya spesifikasi untuk mempersiapkan pemuda-pemudi Kutai Kartanegara, khususnya yang berada di usia-usia produktif,” katanya.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan mulai dari tingkat gugus depan di sekolah hingga kwartir kecamatan dapat berjalan optimal sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia Kukar yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Harapan kita semua dengan adanya Gerakan Pramuka ini, maka upaya kita untuk mempersiapkan sumber daya manusia Kutai Kartanegara yang unggul, yang siap menghadapi masa depan, bisa terlaksana dengan lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan kepengurusan yang baru akan berupaya mempertahankan berbagai prestasi yang telah diraih sekaligus menyelaraskan program kerja Gerakan Pramuka dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Menurutnya, arahan Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara Kwarcab dengan pemerintah daerah dalam mencetak kader-kader muda yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Yang tidak kalah penting adalah menyiapkan kader-kader kepemimpinan dan kader-kader yang berkarakter untuk memperkuat Kutai Kartanegara ke depan,” ujarnya.
Aji mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Kukar. Luasnya wilayah kabupaten menjadi salah satu kendala dalam pemerataan pembinaan. Di sisi lain, padatnya aktivitas sekolah juga membuat pelaksanaan kegiatan kepramukaan memerlukan sinergi yang lebih erat dengan dunia pendidikan.
Karena itu, pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar kegiatan Pramuka tetap menjadi bagian penting dari ekstrakurikuler di sekolah.
Selain itu, Kwarcab juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia para pembina Pramuka. Menurut Aji, kebutuhan pembina bersertifikat Kursus Mahir Dasar (KMD) masih perlu dipenuhi agar proses pembinaan di setiap gugus depan dapat berjalan sesuai standar.
“Yang paling penting, kita harus menjaga kepercayaan orang tua bahwa Gerakan Pramuka mampu membentuk karakter anak-anak mereka menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





