Tekan Enter untuk mencari

Dinsos Kukar Usulkan Santunan Kematian bagi Dua Korban Kebakaran Kartini ke Kemensos

Foto: Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara, Rinda Desianti.

Akupedia.id, Tenggarong – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan santunan kematian bagi dua korban meninggal dunia dalam kebakaran di Gang Karya, Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti, mengatakan pengusulan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima lengkap korban terdampak kebakaran yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) malam.

Saat ini, Dinsos Kukar masih melakukan pendataan dengan berkoordinasi bersama pihak kecamatan untuk memastikan jumlah rumah yang terbakar, rumah terdampak, serta warga yang menjadi korban.

“Saya sudah minta kepada kabid saya untuk segera mengidentifikasi. Kami sudah komunikasi dengan pihak kecamatan. Saya minta data detail ya, berkaitan dengan berapa jumlah rumah yang terbakar, berapa rumah yang terdampak, kemudian berapa jumlah korban,” kata Rinda, Rabu (14/10/2026).

Ia menargetkan komunikasi dengan Kemensos dapat dilakukan paling lambat Kamis (15/10/2026), setelah data yang dibutuhkan diterima secara lengkap.

Menurut Rinda, santunan kematian tersebut akan diusulkan untuk dua korban yang meninggal dunia. Selain itu, pihaknya juga akan mengomunikasikan kemungkinan bantuan bagi ayah korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bakar saat berusaha menolong putranya.

“Saya akan komunikasikan dengan Kemensos untuk santunan kematian untuk dua anak itu, termasuk korban yang saat ini dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Rinda menjelaskan, Dinsos Kukar tidak memiliki program santunan kematian yang dianggarkan secara khusus. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemensos untuk mengupayakan bantuan bagi keluarga korban.

Selain mengusulkan santunan, Dinsos Kukar juga menyiapkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, seperti permakanan dan sandang, sesuai kebutuhan di lapangan.

Di tengah kondisi kemarau dan potensi kekeringan akibat fenomena El Nino, Rinda turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran.

Ia meminta warga memperhatikan keamanan instalasi listrik dan memastikan peralatan listrik yang tidak digunakan telah dicabut untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

“Saya cuman minta masyarakat untuk waspada ya, banyak kebakaran karena nih tengah-tengah El Nino kekeringan ini kan segala sesuatu kan bisa terjadi,” katanya.

“Jadi perhatikan misalnya listrik, itu jangan lupa habis digunakan ya dicabut sebaiknya seperti itu,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Aditya Lesmana

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini