Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan Pendapatan Asli Desa (PADes) sebagai upaya meningkatkan kemandirian desa.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat kegiatan buka puasa bersama para kepala desa se-Kabupaten Kukar dalam rangka rangkaian silaturahmi dan Safari Ramadan, di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa, camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta sejumlah lurah. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyampaikan arahan terkait pembangunan desa.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aulia menekankan pentingnya desa memiliki kemampuan fiskal yang kuat agar pembangunan di tingkat desa dapat berjalan lebih optimal. Menurutnya, desa perlu memaksimalkan berbagai potensi yang dimiliki untuk meningkatkan pendapatan desa.
“PADes perlu terus kita tingkatkan agar desa bisa mandiri dan pembangunan di desa berjalan lebih baik,” ujarnya.
Penguatan PADes, lanjutnya, juga menjadi bagian dari program yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar melalui konsep One Village, One Product, One District, One Industry.
Melalui program tersebut, setiap desa diharapkan memiliki produk unggulan yang menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi desa. Produk tersebut nantinya dapat dikembangkan dan dipasarkan lebih luas sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa.
“Harapannya satu desa memiliki produk unggulan yang menjadi ikon desa dan bisa dipasarkan ke luar,” katanya.
Selain pengembangan produk unggulan di tingkat desa, pemerintah daerah juga menargetkan penguatan sektor industri di tingkat kecamatan. Setiap kecamatan diharapkan memiliki minimal satu industri besar yang dapat menjadi penggerak ekonomi wilayah.
“Di level kecamatan kita menginginkan minimal satu kecamatan ada satu industri besar,” tutupnya.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





