Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Komisi IV Imbau Pemkot Samarinda Kembangi Aset Daerah Sebagai Tempat Wisata

Komisi IV Imbau Pemkot Samarinda Kembangi Aset Daerah Sebagai Tempat Wisata


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Portalborneo.or.id, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmad Sopian Noor meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengembangkan wisata dan cagar budaya yang ada di Kota Tepian.

Hal ini mengingat banyak aset daerah yang berpeluang besar dijadikan tempat wisata maupun cagar budaya. Serta, identitas kebudayaan Kota Tepian tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Baca juga  Ombudsman RI dan Komisi II DPR RI Giat Bersama Literasi Pengaduan Pelayanan Publik

“Iklim wisata dan iklim investasi di daerah harus dikembangkan, seperti wisata religi, wisata alam dan wisata olahan yang salah satunya pasti akan meningkatkan PAD di Kota Samarinda,’terang Ahmad.

Secara rinci, Ahmad menjelaskan bahwa Pemkot bisa mewujudkan tersebut melalui kerjasama dengan pihak ketiga yang notabene perusahaan lokal di Samarinda.

“Setelah dieksekusi tinggal ditargetkan untuk PAD berapa, misalnya ada perubahan ke arah yang lebih baik ya sisa bagaimana iklim wisata di daerah budaya wisata ini terus dikembangkan berkelanjutan,”lanjutnya.

Baca juga  DPRD Kaltim Mendukung Konsep "Blue Economy" untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Pun, ia berharap agar Pemkot tidak melupakan tempat wisata yang telah ada. Karena saat ini masih minim pemeliharaan. Contohnya, wisata air terjun Tanah Merah, makam tokoh ulama, ataupun rumah adat di Samarinda Seberang.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/ADV/Sya*)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved