Tekan Enter untuk mencari

Hari Kartini, Bupati Kukar Kunjungi Lapas Perempuan Tenggarong dan Dorong Penguatan Pembinaan

Foto: Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.

Akupedia.id, Tenggarong – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, untuk mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Kamis (21/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah dengan tujuan meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana, serta melihat proses pembinaan terhadap warga binaan.

“Hari ini kami ke Lapas Tenggarong. Kunjungan ini penting untuk menentukan bagaimana pemerintah daerah bisa memberikan dukungan yang optimal,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aulia juga meninjau pembangunan gedung hunian yang sebelumnya telah didukung oleh Pemkab Kukar. Ia menyebut, pembangunan telah dilakukan pada tahun lalu, namun belum dapat dilanjutkan pada tahun ini akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, ia memastikan pembangunan tersebut akan kembali dilanjutkan dan dituntaskan pada tahun mendatang.

“Tahun ini memang belum bisa dilanjutkan karena efisiensi dan penataan anggaran. Tapi kami berkomitmen, insya Allah tahun depan akan diselesaikan,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi tembok lapas yang dinilai perlu segera mendapatkan perbaikan. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan untuk peningkatan infrastruktur tersebut.

Tak hanya infrastruktur, Pemkab Kukar juga berkomitmen untuk memperkuat pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Dukungan akan diberikan dalam bentuk bantuan peralatan sesuai dengan keahlian yang dimiliki warga binaan setelah mereka bebas nantinya.

“Yang punya keterampilan menjahit akan kita bantu mesin jahit, yang punya keahlian memasak kita bantu peralatan masak, begitu juga yang punya keahlian salon akan kita fasilitasi peralatannya,” jelasnya.

Namun demikian, bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga binaan yang memiliki KTP Kutai Kartanegara, mengingat sumber anggaran berasal dari APBD Kukar.

Lebih jauh, ia berharap para warga binaan yang telah menjalani masa pembinaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang cukup, sehingga tidak menjadi beban, melainkan mampu menjadi agen perubahan.

“Harapan kita, setelah keluar mereka justru menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat, karena sudah memiliki skill dan keterampilan,” ujarnya.

Dalam momen Hari Kartini, Bupati juga memberikan motivasi kepada para warga binaan perempuan agar tetap semangat menjalani pembinaan dan mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih baik.

Ia menegaskan bahwa Lapas Perempuan Tenggarong merupakan satu-satunya lapas perempuan di Kalimantan Timur, yang dihuni oleh perempuan-perempuan dari berbagai daerah.

“Dengan semangat Hari Kartini, kita ingin perempuan-perempuan di sini tetap menjadi pribadi yang kuat dan ke depan bisa berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini