Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Disdikbud Samarinda Cegah Stunting Melalui Program PAUD-HI dan Sekolah Siaga Kependudukan

Disdikbud Samarinda Cegah Stunting Melalui Program PAUD-HI dan Sekolah Siaga Kependudukan


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Portalborneo.or.id, Samarinda – PAUD Holistik Integratif (HI) adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis dan terintegrasi.

Program inilah menjadi program unggulan Dinas Pendidikan dan Kebudaayan (Disdikbud) dalam menurunkan angka stunting. Khususnya, dalam hal pencegahan stunting sejak dini.

Baca juga  Kumham Goes To Campus 2023 di Universitas Mulawarman Kalimantan Timur

Menurut Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin, pihaknya memang memberikan edukasi stunting dari seluruh jenjang sekolah. Mulai dari PAUD, kelompok bermain (playgroup), Taman Kanak-Kanak (TK), SD, hingga SMP. Tetapi saat ini pihaknya lebih berfokus kepada pembentukan PAUD-HI.

“Saya kira kita sudah lama menjalin komunikasi kolaborasi dengan OPD terkait, contohnya melalui PAUD. PAUD holistik sendiri itu keterlibatan dengan dukcapil,sosial, kesehatan segala macam,”jelas Asli.

Baca juga  Wisata Ramadhan Samarinda : UMKM Untung, Warga Kenyang, Ekonomi Tumbuh

Pihaknya juga telah memiliki Sekolah Siaga Kependudukan. Dimana, pemerintah bisa melakukan berbagai upaya edukasi dan sosialisasi pencegahan perkawinan usia dini.
“Jadi bagaimana menjaga keluarga itu agar dua anak cukup. Jadi paling tidak, anaknya sehar, terjaga. Selain kesehatan, juga terhadap pendidikannya,”pungkasnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/ADV/Sya*)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved