Tekan Enter untuk mencari

TMMD Bangun Jalan Usaha Tani 3 Kilometer, Buka Akses Lahan Pertanian Jembayan Tengah

Foto: Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara, Rifani.

Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bersama TNI akan membangun jalan usaha tani di wilayah Jembayan Tengah dan Jembayan Dalam, Kecamatan Loa Kulu, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Rifani, mengatakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan akses infrastruktur pertanian di wilayah tersebut.

Rencananya, pembangunan jalan usaha tani akan dimulai bersamaan dengan pembukaan TMMD pada 13 Oktober 2026. Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 1,5 hingga 3 kilometer dan akan dibuat secara terintegrasi, bukan hanya pada titik-titik tertentu.

“Di pertanian sendiri nanti itu tanggal 13 Oktober itu kan pembukaan TMMD. Nah kita dengan TNI membangun jalan usaha tani di Jembayan Tengah,” kata Rifani, Minggu (27/9/2026) malam.

Selain jalan usaha tani, pembangunan tersebut juga akan dilengkapi dengan beberapa titik jembatan. Namun, Rifani menyebut lokasi dan jumlah jembatan masih dalam tahap survei.

“Nanti beberapa hari baru kita bisa tentukan,” ujarnya.

Rifani menjelaskan, kawasan Jembayan Tengah memiliki potensi lahan pertanian lebih dari 200 hektare. Komoditas yang dikembangkan di wilayah tersebut meliputi padi sawah serta tanaman hortikultura.

Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada kondisi akses jalan usaha tani yang dinilai belum optimal.

Berdasarkan hasil survei, akses menuju kawasan pertanian di Jembayan Tengah masih perlu ditingkatkan agar aktivitas produksi masyarakat dapat berjalan lebih baik.

“Salah satunya itu, di Jembayan Tengah itu harus kita, hasil survei kita kemarin memang belum ada, belum optimal jalan usaha taninya. Jadi mudah-mudahan dengan ada jalan usaha tani nanti, itu bisa optimal produksi,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Rifani mengatakan Distanak Kukar tetap berupaya menjaga dukungan terhadap sektor pertanian.

Salah satunya dengan mencari peluang dukungan melalui pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Nuansanya kan beda sekarang karena keterbatasan fiskal ya, nah tapi itu tidak menutup, tidak mengurangi bantuan kita untuk masyarakat,” katanya.

Selain pembangunan infrastruktur pertanian, Distanak Kukar juga menyiapkan sejumlah program di sektor peternakan, salah satunya bantuan kandang ayam petelur yang diharapkan dapat segera direalisasikan.

“Dalam waktu dekat insya Allah mudah-mudahan bisa cepat menyusul di peternakan ya. Kalau di peternakan itu kandang ayam petelur,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini