Akupedia.id, Tenggarong – Seekor sapi simmental berbobot 980 kilogram asal Desa Tani Bakti, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden untuk Iduladha 2026 di Kukar.
Sapi milik peternak asal Loa Janan tersebut lolos seleksi tim Presiden setelah bersaing bersama kandidat lain dengan bobot hampir serupa.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Rifani, menyampaikan bahwa awalnya terdapat dua kandidat sapi yang diajukan dalam proses seleksi, masing-masing berbobot 980 Kg dan 950 Kg.
“Awalnya dua kandidat. Yang satu beratnya 980 kilogram, satunya lagi 950 kilogram. Ternyata diambil dua-duanya oleh tim Presiden,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, sapi berbobot 980 Kg berjenis simmental dan direncanakan disalurkan di wilayah Tenggarong.
“Kemungkinan besar nanti di Masjid Jami KH. Muhammadi Sadjid, Kelurahan Kampung Baru,” ungkapnya.
Sementara satu sapi lainnya berbobot 950 Kg berjenis Brahman Cross disiapkan untuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Rifani, kedua sapi tersebut berasal dari peternak di Desa Tani Bakti, Loa Janan. Namun, hanya satu ekor yang menjadi bantuan Presiden untuk Kukar, sedangkan satu lainnya diperuntukkan bagi kawasan IKN.
“Keduanya dari Kukar, tepatnya Desa Tani Bakti, Loa Janan,” katanya.
Ia menambahkan, Distanak Kukar hanya bertugas melakukan seleksi dan mengusulkan kandidat sapi, sedangkan proses penyaluran dilakukan melalui bagian kesejahteraan rakyat dan pihak terkait lainnya.
Rifani juga menjelaskan, harga penawaran kedua sapi tersebut disebut bergantung pada jenis dan bobot sapi. Untuk harga sapi berbobot 980 Kg mencapai Rp120 juta, sementara sapi berbobot 950 Kg mencapai Rp115 juta.
Ia pun memastikan kedua sapi dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban bantuan Presiden pada Iduladha tahun ini.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





