Tekan Enter untuk mencari

Cuaca Ekstrem Tekan Produktivitas Pertanian di Loa Kulu hingga Samboja Barat, Eko Wulandanu Soroti Kebutuhan Sarana

Foto: Anggota DPRD Kutai Kartanegara Dapil 5, Eko Wulandanu.

Akupedia.id, Tenggarong – Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi tumpuan penggerak ekonomi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang meliputi Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, dan Samboja Barat.

Namun, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang tahun ini turut memengaruhi produktivitas pertanian. Kemarau panjang hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan asap menjadi tantangan bagi petani dalam mempertahankan hasil panen.

Anggota DPRD Kukar Dapil 5, Eko Wulandanu, mengatakan sektor pertanian di wilayahnya didominasi komoditas pangan, seperti padi dan sayur-sayuran.

Menurutnya, hasil panen tahun ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.

“Agak berkurang karena cuaca ekstrem, saya anggap ekstrem, kemarau panjang, ditambah lagi dengan karhutla yang menimbulkan asap sehingga tidak bisa memperoleh produktivitas pertanian yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat di Dapil 5. Ketika produktivitas menurun, aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada hasil pertanian turut terdampak.

Eko menyebut, persoalan yang dihadapi petani tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca. Kebutuhan terhadap dukungan sarana pertanian juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Mulai dari ketersediaan pupuk hingga sistem pengairan yang memadai, terutama untuk menghadapi musim kemarau.

“Keluhan petan tentu mulai dari macam-macam, mulai dari bantuan pupuk mungkin, pengairan yang layak,” jelasnya.

Ia menilai penguatan sarana pendukung pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem terhadap produktivitas petani.

Keberadaan sistem pengairan yang layak dan lumbung pertanian diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga ketersediaan pangan sekaligus meminimalkan risiko penurunan hasil panen ketika kemarau berkepanjangan.

“Itu perlu kita tambah lagi supaya ketika terjadi kemarau seperti saat ini tidak berdampak besar,” tegasnya

Dengan dukungan tersebut, sektor pertanian di Dapil 5 Kukar diharapkan tetap mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, meski dihadapkan pada tantangan perubahan kondisi cuaca. (Adv/DPRD Kukar)

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini