Tekan Enter untuk mencari

Erupsi Gunung Dukono, 17 Pendaki Selamat Dievakuasi, Tiga Masih Hilang

Tim SAR Gabungan bergerak melakukan operasi pencarian dan evakuasi terhadap para pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono, Jumat (8/5/2026).

Akupedia.id, Halmahera Utara – Tim SAR Gabungan bergerak melakukan operasi pencarian dan evakuasi terhadap para pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono, Jumat (8/5/2026). Dari total 20 pendaki yang berada di kawasan gunung saat aktivitas vulkanik meningkat, sebanyak 17 orang berhasil ditemukan selamat, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

Informasi kedaruratan pertama kali diterima melalui Basarnas Command Center (BBC) setelah muncul sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin pada koordinat 1°42’13.7″N 127°52’50.2″E. Laporan tersebut kemudian diperkuat oleh informasi dari Kepala Desa Mamuya mengenai adanya pendaki yang terdampak erupsi di kawasan Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan tersebut.

“Merespons laporan yang masuk dan karena lokasi kejadian berada di wilayah kerja Kantor SAR Ternate, pada pukul 09.56 WIT Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur potensi SAR langsung diberangkatkan menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono untuk melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi, tim SAR melakukan koordinasi dengan Polres Halmahera Utara dan BPBD Halmahera Utara guna memastikan kondisi terkini aktivitas gunung serta menentukan jalur evakuasi yang aman bagi para pendaki.

Proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kawasan gunung masih berpotensi mengalami lontaran material vulkanik, hujan abu, serta perubahan cuaca yang cepat di area lereng.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 17.00 WIT, sebanyak 17 pendaki berhasil ditemukan selamat. Mereka terdiri dari tujuh warga negara asing (WNA) asal Singapura dan delapan warga negara Indonesia (WNI). Dua pendaki selamat lainnya bahkan turut membantu tim SAR dalam proses pencarian korban yang belum ditemukan.

Adapun tujuh WNA yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat yakni Toh Yu Ming Eugene, Ong Shilin Selene, Phoebe Lim, Loh Hui En Iris, Tan Jia Yi Geraldine, Lee Yi Xuan Venessa, dan Lim Shan De.

Sementara pendaki WNI yang ditemukan selamat adalah Bahtiar Badar, Yusril, Sahrul, Ahmad, Hairudin, Fiki Nafila, Riska Isbar, dan Sudin Juangan.

Hingga saat ini, tiga pendaki masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian Tim SAR Gabungan, masing-masing Heng Wen Qiang Timothy, Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, dan Enjel.

Dua pendaki lainnya, yakni Reza Selang dan Jailan Ayub, turut membantu proses pencarian dengan memberikan informasi mengenai jalur pendakian serta titik terakhir keberadaan korban.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Basarnas Pos SAR Tobelo, Polres Halmahera Utara, Kodim Tobelo, BPBD Halmahera Utara, hingga masyarakat setempat.

Basarnas memastikan pencarian akan terus dilakukan secara maksimal sampai seluruh pendaki berhasil ditemukan, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Dukono dan keselamatan personel di lapangan.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini