Penanganan Khusus TPPS Samarinda Kepada Orangtua ODGJ

ODGJ
Foto: Ilustrasi Orang Tua dan Anak. (ISTIMEWA)

Portalborneo.or.id, Samarinda – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengakui, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Samarinda kerap menemukan kasus orangtua yang berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Dengan status orangtua tersebut, maka anak pun berpotensi mengalami stunting. Sehingga pihak TPPS Samarinda pun memberi perhatian khusus terhadap orangtua ODGJ.

Baca juga  Isran Noor Tertinggal Oleh Andi Harun untuk Pilgub Kaltim, Dari Hasil Survei Charta Politika

“Apalagi ini ibu yang paling fokus mengurus anak. Kalau ibunya masih ada kekurangan, ini menjadi perhatian kita,”ungkap Ayu.

Saat ini, pihaknya berupaya untuk mencegah terjadinya kehamilan bagi ibu yang berstatus ODGJ. Seluruh TPPS Kota Samarinda bekerjasama untuk menangani kasus orangtua ODGJ tersebut.

“Seperti penanganan ODGJ yang sudah kita tangani supaya tidak melahirkan terus. Kita pasangin KB, pasangin implan dengan berbagai macam cara. Yang melaksanakan adalah teman-teman penyuluh KB bekerjasama dengan kader-kader lain,”papar Ayu.

Baca juga  Bertemu Kemendagri, Pemkot Samarinda Siapkan Usulan Penunjang IKN

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan pihak rumah sakit jiwa maupun psikolog di Kota Samarinda untuk memberikan pendampingan psikis kepada orangtua ODGJ.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/ADV/Sya*)

Berita Lainnya