Tekan Enter untuk mencari

Jalan Poros Jembayan Ditutup, Arus Tenggarong-Loa Janan Dialihkan ke Samarinda

Asisten II Setkab Kutai Kartanegara, Muhammad Irianto.

Akupedia.id, TENGGARONG – Akses Jalan Jenderal Sudirman di RT 04 Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk sementara ditutup mulai Sabtu (15/8/2026). Penutupan itu menyusul kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan dan berisiko membahayakan pengguna jalan.

Ruas tersebut merupakan bagian dari jalur poros Tenggarong-Loa Janan dan berada tepat di tepian Sungai Mahakam. Titik ini bukan pertama kali mengalami persoalan serupa. Sebelumnya, badan jalan di kawasan tersebut beberapa kali mengalami pergeseran hingga longsor dan sebagian ruas amblas ke arah sungai. Penanganan terakhir di lokasi disebut rampung sekitar Februari 2025.

Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Muhammad Irianto, mengatakan masyarakat diminta tidak sementara melintasi akses yang mengalami kendala tersebut.

“Untuk sementara tidak menggunakan akses jalan yang terkendala ini. Meskipun ada jalan alternatif, itu khusus untuk warga lokal setempat,” kata Irianto usai meninjau lokasi tersebut.

Menurutnya, pemerintah bersama pihak terkait tengah mencari jalur pengalihan yang dapat digunakan untuk memperlancar pergerakan masyarakat maupun distribusi barang.

Namun, jalur alternatif yang tersedia saat ini belum dapat digunakan oleh seluruh jenis kendaraan. Karena itu, arus kendaraan dari arah Loa Janan menuju Tenggarong maupun sebaliknya untuk sementara diarahkan melewati Kota Samarinda.

“Untuk sementara, pengalihan arus kendaraan dari arah Loa Janan itu akan melewati Kota Samarinda. Begitu juga nanti arus kendaraan dari arah Tenggarong juga akan melewati Kota Samarinda,” ujarnya.

Irianto mengatakan kondisi akses saat ini juga membuat kendaraan besar, termasuk alat berat, belum dapat melintas melalui jalur alternatif yang tersedia.

Pemerintah masih membahas kemungkinan jalur lain yang dapat digunakan berdasarkan jenis kendaraan. Keputusan tersebut nantinya akan disampaikan kepada masyarakat setelah koordinasi dengan pihak terkait selesai dilakukan.

Ia berharap masyarakat memahami kondisi tersebut sebagai situasi darurat dan tidak memaksakan diri menggunakan jalur yang telah ditutup.

“Dalam waktu dekat akan kami informasikan perkembangan terkini supaya bisa ada alternatif jalan yang melancarkan arus orang dan barang,” katanya.

Irianto juga meminta informasi mengenai penutupan dan pengalihan arus disampaikan secara berantai kepada masyarakat agar tidak ada pengguna jalan yang terlanjur menuju titik tersebut tanpa mengetahui kondisi terkini.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini