Tekan Enter untuk mencari

Bupati Kukar Salurkan Bantuan Permakanan, Sasar 200 Warga Rentan Tiap Kecamatan

Foto: Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyerahkan bantuan permakanan kepada penerima manfaat di BPU Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu.

Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat rentan melalui penyaluran bantuan permakanan kepada kelompok penerima manfaat penyandang disabilitas, anak terlantar, dan lanjut usia (lansia).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Permakanan Tahun 2026 yang dipusatkan di dua desa, yakni Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Duri, dan Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Senin (22/6/2026).

Aulia mengatakan, program bantuan permakanan merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu dapat terpenuhi.

“Hari ini kita memberikan bantuan permakanan di Loa Duri Ilir dan dilanjutkan di Kecamatan Loa Kulu. Ini merupakan program yang sangat baik dan Insyaallah akan terus kita kembangkan,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang masuk kategori kesejahteraan terendah.

“Untuk membantu warga masyarakat kita yang membutuhkan, sehingga kita memastikan bahwa setiap warga masyarakat memiliki bahan permakanan yang cukup untuk kehidupan sehari-hari mereka,” katanya.

Aulia menjelaskan, data penerima bantuan berasal dari data Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang kemudian diverifikasi dan diolah oleh Dinas Sosial Kukar sebelum direalisasikan di lapangan.

“Data yang kita gunakan berasal dari data Puskesos dan diramu oleh teman-teman di Dinas Sosial, kemudian itu yang kita eksekusi di lapangan,” jelasnya.

Ia menyebut, saat ini jumlah penerima bantuan di setiap kecamatan berkisar antara 150 hingga 200 orang. Ke depan, Pemkab Kukar berencana meningkatkan cakupan penerima manfaat agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu.

“Kalau saat ini sekitar 150 sampai 200 orang per kecamatan. Ini rencana kita akan tingkatkan lagi ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aulia menegaskan bahwa sasaran utama program tersebut masih difokuskan pada masyarakat yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2, serta kelompok Desil 3 ke bawah yang masih menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Sasaran penerima tetap Desil 1 dan Desil 2 yang menjadi target penerima bantuan. Pokoknya Desil 3 ke bawah itu masih menjadi tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengatakan kegiatan penyaluran bantuan sosial di wilayahnya dipusatkan di Desa Rempanga yang bertindak sebagai tuan rumah kegiatan.

Ia menjelaskan, sebelum bantuan disalurkan, data calon penerima manfaat terlebih dahulu diverifikasi oleh pemerintah desa guna memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih dengan program bantuan lainnya.

“Data penerima bantuan terlebih dahulu diverifikasi oleh pemerintah desa agar tidak terjadi overlap bantuan. Masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari desa tidak lagi menerima bantuan yang sama dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Menurut Ardiansyah, total terdapat 27 penerima manfaat yang tersebar di lima desa, yakni Desa Rempanga, Desa Jembayan, Desa Jembayan Tengah, Desa Jembayan Dalam, dan Desa Loh Sumber.

Untuk rinciannya, Desa Rempanga memiliki tujuh penerima manfaat, Desa Jembayan sebanyak 12 penerima manfaat, sedangkan tiga desa lainnya masing-masing sekitar dua penerima manfaat.

“Bantuan yang diberikan berupa beras, telur, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya,” katanya.

Ardiansyah menambahkan, hingga saat ini pelaksanaan program bantuan sosial di Kecamatan Loa Kulu berjalan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, tantangan utama justru terletak pada proses pendataan dan validasi penerima manfaat yang harus terus diperbarui agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Yang terpenting adalah penguatan dan validasi data di masing-masing desa. Pendataan terus kami lakukan dengan teliti sehingga bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima manfaat,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini