Jasno Tanggapi Rencana Pemkot Samarinda Pembangunan Terowongan Gunung Manggah

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Jasno, tanggapi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pembangunan terowongan, Gunung Manggah, di Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Sungai Dama.

Lantaran, pembangunan terowongan di Gunung Manggah sangat menjadi sorotan di Kota Tepian.

Rencana Pemkot Samarinda ini, berguna mengurai kemacetan di daerah tersebut dan mengurangi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

Baca juga  Alasan Pemkab Kukar Naikan Gaji Ketua RT Tahun Ini

Oleh sebab itu, Jasno mengatakan, sangat mendukung rencana yang dicanangkan Pemkot Samarindi, Sabtu (8/10/2022).

Bukan hanya itu saja, dirinya menyampaikan, pemerintah harus berupaya untuk mencari sumber anggaran lain dari luar APBD Samarinda.

“Pembangunan terwongan patut di apresiasi. Tapi jangan sampai membebani APBD kita dan kepentingan masyarakat lainnya,” ujar Jasno.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda mengakui, langkah Pemkot Samarinda ini sangat berguna untuk mengurai kemacetan dan laka lantas di daerah tersebut.

Baca juga  Pemerintah Kucurkan Dana APBN Rp10 Triliun Untuk Infrastruktur Jalan Kaltim

Tetapi ia menjelaskan, bahwasanya anggaran pembangunan terowongan ini sangat fantastis.

Maka dara itu, sistem pembangunan terowongan Gunung Manggah memlalui Multi Years Contract (MYC).

“Anggaran pembangunan terowongan itu mencapai Rp 400 miliar karena harus menyelesaikan permasalahan sosialnya,” tuturnya.

Joni menegaskan, agar tim teknis dapat memberikan jaminan kepada masyarakat Kota Samarinda, karena anggaran yang akan disiapkan pemerintha daerah ini sangat lah besar, senilai Rp 400 miliar.

Baca juga  Pemkot Menggelar Pelatihan PKA, Andi Harun : Pemimpin Tidak Boleh Mengorbankan Institusi Demi Mengejar Sebuah Popularitas

“Pemkot juga harus bisa menyiapkan anggaran di luar APBD Kota Tepian,” imbuhnya.

“Karena anggaran yang keluaran untuk pembangunan ini tidak sedikit, minimal bantuan Bankeu atau APBD dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim,” imbuhnya lagi.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/Nfl/ADV)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved