Akupedia.id, Tenggarong – Pengembangan kemampuan petani dan peternak menjadi salah satu fokus Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menjalankan program lima tahun ke depan. Sebanyak 3.200 orang ditargetkan memperoleh manfaat dari berbagai kegiatan yang disiapkan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kombinasi pelatihan, bantuan fisik, serta program pendukung lainnya. Pemerintah daerah berharap berbagai kegiatan itu mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung keberlangsungan usaha pertanian dan peternakan.
Kepala Distanak Kukar, Moh. Rifani, menyebut pelaksanaan sejumlah program telah dimulai dengan menyasar masyarakat yang bergerak di kedua sektor tersebut.
“Target kami adalah menjangkau 3.200 orang selama lima tahun,” ujarnya.
Untuk memastikan target berjalan sesuai rencana, Distanak akan melakukan evaluasi pada akhir tahun. Penilaian tersebut menjadi dasar untuk mengetahui jumlah masyarakat yang telah mendapatkan manfaat dari program yang dilaksanakan.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas kegiatan penyuluhan dan pelatihan bagi petani maupun peternak. Dalam pelaksanaannya, Distanak Kukar turut menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi guna mendukung peningkatan kapasitas masyarakat.
“Untuk pelatihan, teman-teman di bidang penyuluhan melaksanakan berbagai kegiatan bagi petani dan peternak. Kami juga bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas),” jelas Rifani.
Menurutnya, penguatan SDM merupakan bagian penting dari pembangunan sektor pertanian dan peternakan. Dengan pengetahuan serta keterampilan yang memadai, pelaku usaha diharapkan dapat menjalankan kegiatan secara lebih optimal dan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, Distanak Kukar juga menaruh perhatian pada ketepatan sasaran bantuan. Petani diharapkan tidak sekadar mengajukan program, tetapi terlebih dahulu memastikan kebutuhan yang disampaikan sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.
Rifani menekankan pentingnya keterlibatan penyuluh pertanian dalam proses pengajuan. Pendampingan diperlukan agar usulan yang disampaikan lebih terarah dan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi petani.
“Untuk usulan dari petani, kami berharap agar mereka didampingi oleh penyuluh pertanian. Selain itu, bantuan atau program yang diusulkan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.
Distanak Kukar berharap melalui pelatihan, pendampingan, dan pemberian bantuan yang tepat sasaran, program lima tahun tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas petani dan peternak di Kukar. (Adv/Diskominfo Kukar)
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah
Editor: Aditya Lesmana





