Tekan Enter untuk mencari

Prof Rudianto Amirta Terpilih sebagai Rektor Unmul Periode 2026-2030

Prof. Dr. Rudianto Amirta

Akupedia.id, SAMARINDA — Prof. Dr. Rudianto Amirta ditetapkan sebagai Rektor Terpilih Universitas Mulawarman (Unmul) untuk masa jabatan 2026-2030 setelah memenangkan pemungutan suara dalam Rapat Senat Tertutup di Samarinda, Rabu. Ia memperoleh 74 suara dari total 138 suara sah dan mengungguli calon petahana Prof. Abdunnur yang mendapatkan 64 suara.

Ketua Senat Unmul Prof. Haviluddin mengatakan proses pemilihan berlangsung dengan melibatkan 90 anggota senat yang menggunakan hak pilih secara langsung bersama perwakilan kementerian.

“Proses Pemilihan Rektor Unmul berjalan secara transparan, akuntabel, dan tertib sesuai dengan seluruh ketentuan regulasi yang berlaku,” kata Haviluddin usai Rapat Senat Tertutup di Samarinda, Rabu.

Dalam mekanisme pemilihan tersebut, suara senat memiliki bobot 65 persen, sedangkan suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berbobot 35 persen. Dari keseluruhan penghitungan, terdapat 138 suara sah.

“Komposisi perolehan suara akhir mencakup porsi 65 persen suara senat dan 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan total 138 suara sah,” ujar Haviluddin.

Selain Rudianto dan Abdunnur, Prof. Fahrul Agus turut menjadi calon rektor. Namun, ia tidak memperoleh suara dalam pemungutan akhir Rapat Senat Tertutup tersebut. Penghitungan surat suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan dua anggota senat, yakni Prof. Esti Handayani dan Prof. Supriyatna.

Haviluddin mengatakan dinamika perolehan suara pada pemilihan akhir berbeda dengan hasil penyaringan sebelumnya. Pada tahap awal, Abdunnur memperoleh 65 suara, sementara Rudianto mengantongi 24 suara dari anggota senat.

Prof. Dr. Rudianto Amirta merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Unmul. Ia lahir di Pemangkat, Kalimantan Barat, pada 25 Oktober 1972. Sebelum terpilih sebagai rektor, Rudianto memiliki pengalaman dalam sejumlah jabatan akademik di lingkungan Unmul.

Rudianto menyelesaikan pendidikan S1 Teknologi Hasil Hutan di Universitas Mulawarman pada 1996. Ia kemudian menempuh pendidikan magister di bidang yang sama hingga lulus pada 2000. Pendidikan doktoralnya diselesaikan di Kyoto University, Jepang, melalui bidang Applied Life Science pada 2005.

Dalam perjalanan karier akademiknya, Rudianto pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman selama dua periode, yakni 2016-2020 dan 2020-2024. Ia juga pernah dipercaya sebagai Direktur Kantor Urusan Internasional Unmul serta Kepala UPT Double Degree Unmul.

Bidang kepakarannya meliputi teknologi hasil hutan, biomassa, degradasi lignin menggunakan jamur white-rot, serta pengembangan energi terbarukan melalui pengolahan kayu untuk fermentasi metana. Riset yang dilakukannya diarahkan pada pengembangan energi biomassa dan pengelolaan sumber daya alam berbasis hutan tropis lembap Kalimantan.

Rudianto juga tercatat menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2010. Pada 2014, ia meraih Juara 1 Sang Penemu dari LPP TVRI Jakarta, kemudian masuk nominasi Penghargaan Energi Prakarsa Nasional dari Badan Litbang Kementerian ESDM RI pada 2016.

Untuk periode kepemimpinannya, Rudianto mengusung slogan “Unmul Berdaya, Unmul Bermartabat, Unmul untuk Kita Semua: Transformasi yang Terukur, Adaptif, dan Berkelanjutan”. Visi tersebut diarahkan untuk membawa Unmul menjadi perguruan tinggi yang unggul, mandiri, bermartabat, serta memiliki daya saing nasional dan internasional dengan bertumpu pada kekuatan ekosistem hutan dan lingkungan tropis lembap Kalimantan.

Arah tersebut mencakup penguatan tata kelola, peningkatan kesejahteraan sivitas akademika, kemandirian finansial, pengembangan riset dan rekognisi global, serta penguatan peran Unmul sebagai katalisator Nusantara. Selain itu, visi tersebut mencakup upaya mendukung keberhasilan mahasiswa, memperkuat pengabdian kepada masyarakat yang berkeadilan, dan membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan.

Sumber: Antara Kaltim

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini