Akupedia.id, TENGGARONG – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur menyiapkan langkah penanganan terhadap kerusakan Jalan Yos Sudarso di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).
Ruas yang merupakan bagian dari jalan nasional penghubung Tenggarong-Loa Janan itu berada di kawasan tepian Sungai Mahakam. Titik tersebut sebelumnya juga pernah mengalami pergerakan tanah dan longsor hingga mengganggu badan jalan.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I BBPJN Kaltom, Deddy Junaidi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat untuk menangani kondisi tersebut, termasuk menyiapkan akses sementara agar konektivitas jalan dapat kembali dipulihkan.
Salah satu upaya yang disiapkan adalah penggunaan Jembatan Bailey sebagai solusi sementara pada titik jalan yang terdampak.
Deddy mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan dan koordinasi untuk mendukung penanganan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat dan arus kendaraan dapat kembali berjalan setelah kondisi jalan dinyatakan memungkinkan.
Sebelumnya, ruas tersebut telah melalui proses Final Hand Over (FHO) pada 17 Januari 2026.
“Penanganan ini sudah FHO pada tanggal 17 Januari 2026 kemarin,” kata Deddy.
Selain menyiapkan penanganan fisik, BBPJN juga telah berkoordinasi dengan aparat setempat terkait pengalihan arus kendaraan selama akses utama belum dapat digunakan.
BBPJN turut memasang CCTV di sekitar lokasi untuk memantau perkembangan kondisi jalan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami sudah melakukan pemasangan CCTV untuk menjaga kondisi-kondisi, jika ada hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi,” ujarnya.
Deddy menegaskan penanganan akan terus dikoordinasikan dengan pihak terkait. Termasuk memastikan jalur sementara yang disiapkan dapat digunakan dengan aman dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat sekitar.
Rencana penggunaan jembatan Bailey diharapkan dapat menjadi solusi sementara sembari penanganan permanen terhadap ruas jalan tersebut dilakukan.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





