Akupedia.id, Tenggarong – Aksi sepasang suami istri yang diduga terlibat cekcok rumah tangga hingga berujung terjun ke Sungai Mahakam menggegerkan warga yang sedang berada di kawasan Turap, Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (6/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu, keduanya diduga terlibat adu mulut yang dipicu persoalan rumah tangga. Sejumlah warga yang berada di lokasi pun langsung berupaya memberikan pertolongan setelah melihat korban tercebur ke sungai sembari menunggu petugas penyelamat.
Salah seorang warga yang berada di lokasi, Gito, menjelaskan sebelum kejadian pasangan tersebut terlihat terlibat perdebatan. Dari percakapan yang sempat didengarnya, cekcok dipicu dugaan perselingkuhan hingga pembahasan perceraian.
“Yang saya dengar itu masalah keluarga, saling tuduh selingkuh. Si perempuan katanya mau pulang sendiri naik Maxim, tapi si laki-laki mengajak pulang bersama. Mereka sempat debat, perempuan juga sempat bilang sudah pisah rumah sekitar sebulan dan ingin bercerai,” ujarnya.
Menurutnya, tidak lama setelah perdebatan berlangsung, sang perempuan tiba-tiba melompat ke Sungai Mahakam. Melihat hal itu, suaminya ikut menceburkan diri untuk menyelamatkan istrinya.
“Awalnya anaknya sempat dipegang sama bapaknya, lalu anaknya dititipkan dulu baru dia ikut loncat mengejar istrinya,” katanya.
Namun upaya penyelamatan tersebut justru membuat sang suami kelelahan karena berusaha mengejar istrinya yang terus menjauh ke tengah sungai.
Saksi lainnya, Mita, mengatakan seorang pria yang pertama kali berusaha menolong korban perempuan ikut mengalami kelelahan hingga hampir tenggelam.
“Yang pertama loncat buat nolong itu karena ngejar yang perempuan sampai ke tengah, akhirnya keram badannya dan tenggelam. Suami saya sama sepupunya yang bantu menyelamatkan orang yang pertama itu,” tuturnya.
Ia menyebut sedikitnya tiga warga turut menceburkan diri ke sungai untuk membantu proses penyelamatan sebelum petugas datang ke lokasi.
Tak lama berselang, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Komandan Regu 2 Disdamkarmatan Kukar, Muhammad Idris, mengatakan anggotanya langsung bergerak begitu menerima informasi adanya orang tercebur ke Sungai Mahakam.
“Anggota Damkar langsung sigap menuju lokasi begitu mendapat laporan,” ujarnya.
Ia mengaku belum dapat memastikan penyebab pasti kejadian tersebut karena informasi yang beredar di lokasi masih simpang siur.
Meski demikian, proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Menurut Idris, arus Sungai Mahakam saat kejadian tidak terlalu deras sehingga memudahkan proses penyelamatan.
“Alhamdulillah tidak ada kendala. Arus sungai juga tidak terlalu deras karena korban masih berada di pinggir sungai,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa menggunakan perahu menuju Pelabuhan Pulau Kumala. Ambulans telah bersiaga di lokasi untuk selanjutnya membawa korban ke RSUD AM Parikesit Tenggarong guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Ara





