Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hingga pertengahan tahun 2026, realisasi pendapatan sektor pariwisata disebut telah melampaui 50 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
“Pariwisata alhamdulillah capaian pendapatan kita di sektor pariwisata ada peningkatan dari target yang diberikan oleh pemerintah. Sampai bulan Juni ini kita sudah melampaui 50 persen daripada target yang diberikan,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Ia berharap tren positif tersebut terus berlanjut hingga akhir tahun sehingga sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD Kukar.
“Harapannya nanti sektor pariwisata ini bangkit di tengah situasi ekonomi kita seperti sekarang ini. Harapannya insyaallah semakin meningkat sampai akhir tahun,” katanya.
Saat ini, sejumlah destinasi wisata yang dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata Kukar antara lain Pantai Tanah Merah, Waduk Panji, Planetarium Jagad Raya, serta Tugu Khatulistiwa di Kecamatan Marangkayu.
Selain itu, sejumlah destinasi wisata alam seperti air terjun di daerah Perjiwa dan Kedang Ipil dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Menurut Awang Agus, pola pengelolaan berbasis masyarakat tersebut dinilai lebih efektif dalam mendorong perkembangan destinasi wisata daerah.
“Destinasi yang dikelola oleh Pokdarwis itu insyaallah akan lebih maju karena berisikan masyarakat setempat, ada karang taruna dan kelompok-kelompok masyarakat yang memang memiliki kepedulian terhadap wisata di daerah mereka,” jelasnya.
Untuk tahun 2026, target PAD sektor pariwisata Kukar berada di kisaran Rp1,4 miliar hingga Rp1,5 miliar. Meski belum merinci angka realisasi terkini, Awang Agus optimistis target tersebut dapat terlampaui hingga akhir tahun.
“Kami optimis sampai akhir tahun bisa melampaui target,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh Pokdarwis di Kukar untuk terus memperkuat promosi destinasi wisata melalui berbagai platform digital dan media sosial agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Harapannya tiap-tiap Pokdarwis menggencarkan promosi sehingga tempat wisata yang mereka kelola bisa viral di media sosial dan mengundang orang untuk datang berkunjung ke tempat-tempat mereka,” pungkasnya.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





