Tekan Enter untuk mencari

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari BGN, Ini Alasan yang Diungkap Istana

Kepala BGN Dadan Indayana meresmikan SPPG di Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Jember, Kamis (16/4/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jember

Akupedia.id, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang untuk memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Keputusan pergantian tersebut, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir.

Prasetyo menjelaskan terdapat sejumlah catatan yang menjadi bahan pertimbangan Presiden dalam melakukan pergantian pimpinan di tubuh BGN.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini,” ujar Prasetyo dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/6/2026).

Selain mengganti kepala lembaga, Presiden juga melakukan perombakan pada posisi wakil kepala BGN. Dua pejabat sebelumnya, yakni Lodewijk dan Sonny Sanjaya, turut diberhentikan dari jabatannya.

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Agustina Arumsari dan Trenggono untuk memperkuat jajaran pimpinan BGN.

Pemerintah berharap kepemimpinan baru mampu memperbaiki tata kelola organisasi sekaligus memperkuat pelaksanaan program-program strategis di bidang pemenuhan gizi nasional.

“Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Prasetyo.

Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas pelaksanaan program MBG yang merupakan salah satu program prioritas nasional. Selain memastikan kualitas layanan tetap terjaga, pemerintah juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional, tata kelola yang baik, serta pengawasan mutu makanan yang disalurkan kepada masyarakat.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini