Tekan Enter untuk mencari

Bupati Tegaskan Tak Ada Ruang Pungli di Program RT-Ku Terbaik

Foto: Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.

Akupedia.id, Tenggarong — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Program RT-Ku Terbaik agar benar-benar berjalan untuk kepentingan masyarakat, sekaligus memperingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak melakukan praktik pungutan liar maupun penyalahgunaan program.

Penegasan itu disampaikan di hadapan para aparatur kecamatan dan perangkat terkait pelaksanaan program unggulan Kukar Idaman Terbaik tersebut, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa masyarakat saat ini merindukan kehadiran pemerintah yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah kehidupan warga.

“Saya titip kepada teman-teman yang bertugas di kecamatan, kawal dengan baik Program RT-Ku Terbaik,” tegasnya.

Aulia pun meminta seluruh aparatur tidak menjadi penghambat program yang dirancang untuk membantu masyarakat tersebut. Bahkan, ia menyinggung pengalaman dari sejumlah program sebelumnya yang justru rusak akibat ulah oknum aparatur sendiri.

“Di program-program sebelumnya, kami mendengar yang merusak program ini bukan RT, bukan masyarakat, tetapi aparatur pemerintahnya sendiri,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pungli maupun jasa pembuatan laporan pertanggungjawaban yang membebani masyarakat.

“Saya tidak akan mentolerir pungli-pungli yang dilakukan aparatur pemerintah. Saya juga tidak mentolerir adanya jasa-jasa pembuatan pertanggungjawaban,” kata Aulia dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan pentingnya memberi edukasi dan pendampingan yang baik kepada masyarakat, sembari menekankan bahwa aparatur harus memberi contoh melalui kinerja yang baik.

“Didik masyarakat dengan baik. Jangan menghimbau orang bekerja dengan baik kalau kita sendiri tidak bekerja dengan baik,” lanjutnya.

Menurut Aulia, keberhasilan program tidak cukup hanya dengan perencanaan atau gagasan besar, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat akan menilai hasil akhir dari pelaksanaan program pemerintah.

“Percuma kita punya mimpi-mimpi yang sangat baik ketika ini tidak terlaksana dengan baik. Karena masyarakat hanya akan bilang, ‘wah kesah maha’,” ucapnya.

Di akhir arahannya, ia meminta seluruh aparatur membulatkan tekad pengabdian kepada masyarakat dan bekerja maksimal dalam menjalankan program-program pemerintah daerah.

“Saya jaminkan diri saya, selama itu untuk kepentingan masyarakat, saya pasti akan menyetujui apa yang sudah diusulkan bapak ibu sekalian,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini