Muhammad Samsun Berharap, Sekolah di Kawasan Inti Pembangunan IKN Harus Di Perhatikan

Foto : Wakil Ketua DPRD Kaltim Bersama Kepala Sekolah SMA Negri 2 Samboja

Portalborneo.or.id, Samarinda – Menjelang perpindahan Ibukota Nusantara (IKN) membuat setiap daerah penyangga melakukan sejumlah persiapan baik dari pengembangan sumber daya alam (SDA) hingga fasilitas pendidikan untuk menunjang sumber daya manusia (SDM) mumpuni.

Berangkat dari persoalan tersebut juga sekolah-sekolah di wilayah mitra IKN sudah semestinya mendapatkan perhatian dari pemerintah. Salah satunya SMA Negeri 2 yang terletak di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca juga  DPRD Kaltim Maksimalkan PAD Melalui Pajak Kendaraan Bermotor dan Alat Berat

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Samboja Burhanuddin mengatakan, perhatian yang diharapkan tersebut jika sungguh diberikan tentunya akan membuat masyarakat khususnya generasi muda siap menghadapi masa depan dan mengisi wilayah IKN.

Burhanuddin menuturkan, pengembangan dan pembangunan beberapa bagian untuk SMA Negeri 2 Samboja sangat diperlukan.

“Apalagi kita tahu bahwa SMA Negeri 2 Samboja bagian dari wilayah IKN. Jadi bagaimana SMA di Samboja ini bisa lebih baik, tampil lebih cantik dan bisa lebih berkelas setelahnya,” tegas Burhanuddin.

Baca juga  DPRD Kaltim Mendukung Konsep "Blue Economy" untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

“Kami sudah berbincang bersama dan beliau mensupport akan memberikan pengembangan dan pembangunan beberapa bagian untuk SMAN 2 Samboja,” tutur Burhanuddin usai mengikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun di SMAN 2 Samboja.

Sementara, Muhammad Samsun juga mengakui jika SMA Negeri 2 Samboja akan menjadi sekolah sandaran warga IKN untuk menyekolahkan anaknya. Tentu pembenahan fasilitas sekolah perlu dilakukan.

Baca juga  Kepala BKKBN Kaltim Harap Seluruh Desa Memiliki Kampung KB untuk Ketahanan Keluarga

“SMA Negeri 2 Samboja memang harus berbenah dari sekarang. Tadi kepala sekolah minta di support melalui Dinas Pendidikan Provinsi.  Itu disampaikan dan insha allah ini harus kita benahi supaya SMA ini betul menjadi sekolah yang layak bagi warga negara IKN nantinya,” tukasnya.

Berita Lainnya