Kaltim Percepat Peningkatan Infrastruktur Jalan di Wilayah Utara Bumi Etam untuk Kesejahteraan Masyarakat

Caption: Jalur Tanjung Redep-Talisayan ditarget Pemprov Kaltim tahun 2026 dalam kondisi mantap.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali beraksi dengan program ambisius untuk mempercepat peningkatan infrastruktur jalan di wilayah utara Bumi Etam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan prioritas utama dalam agenda pemerintah daerah.

Mengacu pada visi Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, pembangunan infrastruktur tidak hanya diarahkan ke perkotaan, namun juga menyentuh wilayah kabupaten hingga daerah pedalaman, pesisir, dan terluar. Kabupaten Berau, wilayah paling utara Kaltim, menjadi fokus utama program ini.

Baca juga  Tersisa 17 Desa Tertinggal, Pemprov Kaltim Targetkan Tuntas di 2023

“Kami telah melakukan pembangunan rigid pavement pada sekitar 60 kilometer dari total 150 kilometer jalan yang menghubungkan Tanjung Redeb dengan Kecamatan Talisayan,” ungkap Nanda, panggilan akrab Aji Muhammad Fitra Firnanda, Senin (31/7/2023).

Dalam upaya mencapai target tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kaltim mengalokasikan dana sebesar Rp57 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. Peningkatan kapasitas kemampuan jalan menjadi perhatian serius, guna menahan beban kendaraan yang rata-rata mencapai 8 ton. Lebar badan jalan direncanakan diperlebar hingga 7 meter dengan penambahan bahu jalan masing-masing sepanjang 1 meter.

Baca juga  Serawak Ingin Berguru ke Kaltim Mengenai Implementasi Perdagangan Karbon

Proses peningkatan jalan tengah berlangsung melalui 7 paket rekonstruksi jalan yang tersebar di berbagai titik. Proyek ini terbagi dalam dua segmen utama, yakni segmen pertama sepanjang 3,2 kilometer dan segmen kedua sepanjang 1,8 kilometer.

Fitra menegaskan bahwa program peningkatan infrastruktur ini merupakan komitmen penuh Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Berau melalui peningkatan aksesibilitas wilayah.

Baca juga  Kasus Stunting Tinggi, Kecamatan Samarinda Seberang Mendapatkan Bantuan Pendampingan

Dengan adanya infrastruktur jalan yang memadai, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam mobilitas yang lebih lancar dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Pemerintah Provinsi Kaltim terus menggeber proyek ini dengan penuh semangat, menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat di wilayah utara Bumi Etam.

Dengan langkah cepat dan terukur, Kaltim menunjukkan keseriusan dan kesungguhan untuk mewujudkan perubahan positif bagi masyarakatnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Berita Lainnya