Tekan Enter untuk mencari

Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan, Lapas Tenggarong Kembangkan Peternakan Ayam Skala Besar

Foto: Kakanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman.

Akupedia.id, Tenggarong – Program ketahanan pangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong hingga saat ini terus berjalan, salah satunya melalui pembangunan kandang ayam skala besar.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur (Kaltim), Endang Lintang Hardiman, mengungkapkan bahwa program tersebut telah memasuki tahap awal pembangunan yang ditandai dengan pendirian tiang pertama.

Ia menjelaskan bahwa kandang ayam tersebut akan menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan wilayah, khususnya di Tenggarong.

“Tahap awal ini kita targetkan 3.000 ekor untuk menopang ketahanan pangan wilayah, termasuk suplai ke lapas-lapas di Tenggarong,” ujarnya usai acara Pisah Sambut Kepala Lapas Tenggarong, Jumat (17/4/2026) malam.

Menurut Endang, program ini tak hanya untuk kebutuhan internal, hasil produksi nantinya juga diarahkan untuk mendukung program yang lebih luas, termasuk rencana penyaluran ke program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, program ini tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan warga binaan melalui skema asimilasi kerja.

“Program ini akan diteruskan oleh Kalapas yang baru bersama petugas dan warga binaan yang nantinya kita libatkan. Mereka akan diasimilasikan untuk bekerja di sana,” jelasnya.

Ia menambahkan, warga binaan yang terlibat juga akan mendapatkan premi dari hasil kerja mereka, yang dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan keluarga.

“Setelah berhasil, mereka akan mendapat premi. Hasil itu bisa digunakan untuk menghidupi keluarganya,” tambahnya.

Untuk lokasi pembangunan, kandang ayam tersebut berada di wilayah Jahab, Tenggarong, di atas lahan milik pemasyarakatan yang cukup luas. Rencananya akan dibangun enam kandang, dengan kapasitas total mencapai 6.000 ekor ayam.

“Mudah-mudahan berjalan lancar dan berhasil,” katanya.

Di akhir, Endang juga berharap adanya peran aktif media dalam mengawal program tersebut secara objektif sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem pemasyarakatan.

“Kami berharap wartawan juga ikut memonitor, tapi secara objektif. Kalau memang ada kekurangan, sampaikan. Karena kita ingin perbaikan untuk negara ini,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini