Akupedia.id, Tenggarong – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggagas pembentukan pusat studi sejarah Islam di Kerajaan Kutai Kartanegara, sebagai upaya memperkuat kajian akademik terkait perkembangan Islam dan kerajaan di wilayah tersebut.
Gagasan itu disampaikan Wakil Dekan III FUAD UINSI Samarinda, Mohammad Salehudin, saat audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) pada Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, pusat studi tersebut nantinya diharapkan menjadi rujukan penelitian sejarah Islam, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kami ingin menggagas pusat studi sejarah Islam Kutai Kartanegara di FUAD, khususnya yang mengangkat tema Islam dan Kerajaan Kutai Kartanegara, mulai dari masuknya Islam hingga perkembangannya,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini berbagai hasil riset dosen dan sivitas akademika terkait sejarah dan perkembangan Islam di Kutai Kartanegara masih tersebar di berbagai bidang kajian. Karena itu, keberadaan pusat studi dinilai penting agar penelitian dapat terkonsentrasi dalam satu wadah akademik.
Ia menjelaskan, pusat studi tersebut nantinya akan melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu, mulai dari dosen sejarah, antropologi, sosiologi, ushuluddin hingga pendidikan.
“Jadi nanti akan berkolaborasi lintas bidang untuk mencari tema-tema penelitian yang sesuai dengan visi pusat studi ini, terutama terkait perkembangan Islam dan kerajaan di Kutai Kartanegara,” katanya.
Salehudin menilai gagasan tersebut juga sejalan dengan identitas UINSI yang menggunakan nama Sultan Aji Muhammad Idris, yang merupakan salah satu Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Karena itu, FUAD UINSI ingin mendorong implementasi nyata melalui pembentukan pusat studi yang fokus pada sejarah dan keislaman di Kutai Kartanegara.
FUAD UINSI juga berharap pemerintah daerah dapat mendukung pengembangan program tersebut, termasuk kemungkinan menjadikannya sebagai proyek percontohan kajian sejarah dan peradaban Islam daerah.
“Mudah-mudahan ini bisa diprogramkan pada tahun depan dan mendapat dukungan bersama,” tutupnya.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





