Akupedia.id, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di daerah kini tidak hanya berkaitan dengan keamanan
Ia menilai saat ini TNI juga turut terlibat dalam mendukung kesuksesan program ketahanan pangan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah.
Hal tersebut disampaikan Aulia usai menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, di Makodim 0906/KKR, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, kolaborasi Pemkab Kukar dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0906/KKR, telah berjalan di berbagai sektor. Salah satunya melalui dukungan terhadap sektor pertanian.
Saat ini, kata Aulia, TNI bersama pemerintah daerah terlibat dalam pembangunan irigasi, pemasangan pompa, serta upaya mencari sumber air untuk menjaga produktivitas lahan pertanian.
“Kita bekerja sama untuk mencari sumber-sumber air, bagaimana kita mengatasi persoalan pengairan yang ada di sawah-sawah kita,” ujar Aulia.
Kolaborasi tersebut dinilai semakin penting di tengah kondisi cuaca yang berdampak terhadap ketersediaan air bagi lahan pertanian di Kukar.
Tak hanya persoalan pangan, TNI juga turut dilibatkan dalam penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kukar.
Aulia mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI membantu mempercepat pengendalian kebakaran yang terjadi di lapangan.
“Utamanya kita bekerjasama dengan TNI dalam proses pemadaman api karhutla yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga kita bisa mengendalikan karhutla ini dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam sektor pertanian dan penanganan karhutla merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan dan keamanan daerah secara menyeluruh.
“Kalau kita bicara pertanian itu ketahanan pangan. Kita bicara karhutla itu juga bagian dari ketahanan keamanan yang ada di daerah kita. Kita tidak sempit memandang arti ketahanan yang harus kita bangun bersama-sama dengan TNI,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0906/KKR, Letkol Arm Benny Budiman, mengatakan keterlibatan TNI dalam ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas yang diarahkan pemerintah pusat.
Ia menyebut TNI mendapat tugas membantu ketahanan pangan, khususnya pada sektor tanaman padi.
Di Kukar, salah satu bentuk kolaborasi tersebut telah dilakukan melalui pembangunan cetak sawah di wilayah Kecamatan Samboja pada tahun lalu.
“Ini saat ini kita fokus kepada, sudah kemarin kita usulkan untuk pengairan ataupun sumur bor seperti itu dalam rangka ketahanan pangan,” ujar Benny.
Pemkab Kukar pun berharap, dengan kolaborasi yang dibangun dapat memperkuat ketahanan pangan agar berjalan lebih optimal sekaligus menjaga produktivitas petani di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (Adv/Ara)





