Tekan Enter untuk mencari

Ekspose MTQH XLVI Kaltim, Kukar Paparkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah

Foto: Sekda Kukar, Sunggono, saat Ekspose MTQH XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026.

Akupedia.id, Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada 3-12 Desember 2026 mendatang.

Sebanyak 12 arena disiapkan untuk pelaksanaan berbagai cabang lomba yang diperkirakan diikuti sekitar 170 peserta dari kafilah kabupaten dan kota se-Kaltim.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan ekspose persiapan yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Selasa (3/11/2026), telah mendapat persetujuan dari pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kaltim.

Persetujuan tersebut mencakup jadwal, logo, maskot hingga berbagai aspek lain yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan MTQH.

“Alhamdulillah hari ini, sebagaimana tadi teman-teman saksikan, kita sudah mendapat restu dari pengurus MTQ Provinsi terkait kegiatan, jadwal, logo, kemudian maskot, dan hal lain-lain yang biasanya juga menjadi bagian penting dari proses atau pelaksanaan kegiatan MTQ,” ujarnya.

Sunggono memastikan Kukar siap menjadi tuan rumah dan berharap seluruh rencana yang telah disusun dapat berjalan lancar.

“Insyaallah Kukar sebagaimana yang saya sampaikan oleh Ibu Ketua tadi, dinyatakan siap menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tahun ini,” katanya.

Menurutnya, berbagai potensi kendala nonteknis telah diantisipasi panitia. Termasuk memastikan kehadiran penonton anak-anak, mengatur agar kegiatan tidak berlangsung terlalu larut, serta menyesuaikan rangkaian acara dengan kebutuhan penyelenggaraan.

Sementara dari sisi teknis, desain dan rencana pemanfaatan ruang di seluruh arena telah disiapkan bersama event organizer (EO) yang direkrut untuk mendukung pelaksanaan MTQH.

EO tersebut merupakan pihak yang pernah terlibat dalam penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi di Kutai Timur.

“Di semua venue, di semua arena sudah kita buatkan desain rencana pemanfaatan ruang untuk kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sunggono memaparkan bahwa Pemkab Kukar menyiapkan 12 arena untuk mengakomodasi berbagai cabang lomba yang dipertandingkan pada MTQH XLVI Kaltim. Diantaranya adalah:

  1. Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar sebagai tempat pembukaan dan penutupan MTQH serta lomba cabang tilawah anak, tilawah remaja dan tilawah dewasa.
  2. Gedung Sekretariat DMI Kukar, untuk lomba Tartil Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an Tuna Netra, dan golongan Tilawah Tuna Netra.
  3. Ruang Serbaguna Kantor Bupati Gedung B-Lantai 1, untuk lomba Qiraat Al-Qur’an Murattal Remaja, Qiraat Al-Qur’an Murattal Dewasa, Qiraat Al-Qur’an Mujawwad Remaja, dan Qiraat Al-Qur’an Mujawwad Dewasa.
  4. Sekretariat DPRD Kukar, untuk lomba hafalan Al-Qur’an golongan 1 juz dan tilawah, serta golongan 5 juz dan tilawah.
  5. Kubah Selatan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, untuk lomba Hafalan Al-Qur’an 10 juz dan 20 juz.
  6. Ruang Serbaguna Pendopo Wakil Bupati Kukar, untuk lomba hafalan Al-Qur’an dan tafsir golongan 30 juz, serta tafsir Al-Qur’an golongan bahasa Arab.
  7. Kubah Utara Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, untuk cabang lomba tafsir Al-Qur’an golongan bahasa Indonesia dan golongan bahasa Inggris.
  8. Ruang Aula Bappeda Kukar Lantai 1, untuk cabang lomba Syarhil Qur’an.
  9. Ruang Aula Serbaguna Dispora Kukar, untuk cabang lomba Fahmil Qur’an.
  10. Gedung Futsal Dispora Kukar, untuk cabang lomba seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan naskah, hiasan mushaf, dekorasi, kontemporer, dan digital.
  11. Ruang Auditorium dr. Akhmad Thantawi RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, untuk cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH).
  12. Gedung Taekwondo Dispora Kukar, untuk cabang lomba Hafalan Hadis, golongan 100 hadis dengan sanad dan syarah, serta golongan 500 hadis dengan sanad dan syarah.

Selain arena lomba, untuk mendukung kenyamanan peserta, Pemkab Kukar juga menyiapkan sejumlah fasilitas penginapan, mulai dari Gedung Pramuka, Wisma PKK Kukar, penginapan, hotel hingga guest house.

Dari sisi transportasi, kafilah dari 10 kabupaten/kota akan mendapat layanan dua unit mobil beserta sopir dengan dukungan bahan bakar sebanyak 21 liter.

Sementara dewan hakim dan panitia provinsi Kaltim disiapkan 38 unit mobil beserta sopir, dengan dukungan bahan bakar 35 liter per unit.

Panitia juga menyediakan kendaraan untuk mendukung pelaksanaan Pawai Ta’aruf, yakni satu unit mobil pick up bagi masing-masing kafilah kabupaten/kota serta satu unit untuk LPTQ Provinsi Kaltim, dengan dukungan bahan bakar 10 liter per unit.

Rangkaian kegiatan MTQH akan diawali dengan penjemputan dan verifikasi peserta, malam ta’aruf, pelantikan serta orientasi dewan hakim. Selain itu, kegiatan juga akan dimeriahkan Pawai Ta’aruf dan pameran UMKM.

Di sisi lain, Ketua LPTQ Provinsi Kaltim, Sri Mulyani, sekigus Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, mengapresiasi kesiapan Kukar dalam menyelenggarakan MTQH XLVI Kaltim.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga pelayanan dan kenyamanan bagi seluruh kafilah yang akan hadir.

“Alhamdulillah pada hari ini kita sudah mendengar ekspose kesiapan penyelenggaraan MTQ Hadis ke-46 di Kalimantan Timur. Luar biasa hospitality dan kesiapan yang sudah dilakukan oleh Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Ia juga secara khusus mengapresiasi dukungan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang turut memberikan restu terhadap pelaksanaan MTQH, termasuk rencana jamuan khusus pada kegiatan Pawai Ta’aruf.

Sri Mulyani menilai dukungan tersebut menjadi nilai tambah dalam penyelenggaraan MTQH di Kukar. Mulai dari pelayanan bagi kafilah hingga kesiapan liaison officer (LO) diharapkan mampu memberikan pengalaman yang baik bagi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Kita berharap kafilah se-Kalimantan Timur yang hadir ini bisa dengan nyaman dalam penyelenggaraan MTQ selama di Kukar,” katanya.

Selain itu, di tengah persiapan penyelenggaraan, persoalan pemadaman listrik turut menjadi perhatian. Sri Mulyani menyebut, panitia provinsi akan menyampaikan surat khusus kepada PLN untuk meminta jaminan dukungan kelistrikan selama pelaksanaan MTQH.

Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan lomba maupun rangkaian acara yang telah disusun dapat berjalan sesuai jadwal tanpa terganggu pemadaman listrik.

Ia menjelaskan, meskipun PLN sebelumnya telah menyampaikan komitmen dukungan hingga akhir Desember, panitia tetap akan mengajukan permintaan secara resmi.

“Kita harapkan juga demikian ya, kan janjinya PLN itu sampai dengan akhir Desember, tapi kita tetap akan bersurat bahwa jaminan PLN harus memberikan dukungan untuk ini,” ungkapnya.

Panitia provinsi juga berencana melibatkan PLN dalam rapat teknis guna membahas kebutuhan energi selama penyelenggaraan MTQH.

Sri Mulyani menjelaskan, kegiatan perlombaan sebagian besar berlangsung pada pagi hingga sore hari, terutama pada hari kerja. Karena itu, dukungan listrik pada jam-jam tersebut menjadi perhatian utama panitia.

“Nanti dalam rapat kita undang juga PLN, rapat teknis panitia,” ujarnya.

Melalui berbagai persiapan tersebut, Pemkab Kukar berharap pelaksanaan MTQH dapat berjalan lancar sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antarkafilah dan mendorong syiar Al-Qur’an di Kalimantan Timur. (Adv/Diskominfo Kukar)

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Editor: Aditya Lesmana

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini