Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bantuan usaha bagi enam kelompok UMKM di Kecamatan Samboja diikuti dengan pembinaan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang disalurkan melalui aspirasi Anggota DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, dapat memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha masyarakat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (PUM) Diskop UKM Kukar, Santi Efendi, S.E., menyambut baik dukungan yang diberikan kepada pelaku usaha kecil tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara legislatif dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Ia menjelaskan, keberhasilan program bantuan tidak hanya diukur dari tersalurkannya fasilitas kepada penerima, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan dalam meningkatkan produktivitas dan keberlangsungan usaha.
“Harapan utama dari kami adalah agar bantuan yang diserahkan dapat menjadi stimulus nyata untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, serta daya saing bagi ke-6 kelompok UMKM di Samboja. Melalui fasilitas ini, para pelaku usaha mikro diharapkan bisa lebih mandiri, memperluas penjualan, serta menggerakkan perekonomian lokal secara berkelanjutan di wilayah Samboja,” tegas Santi.
Untuk mendukung pencapaian tersebut, Diskop UKM Kukar menyiapkan sejumlah program pembinaan lanjutan. Pendampingan ini ditujukan agar para pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha secara lebih terarah, mulai dari aspek administrasi hingga strategi pemasaran.
“Penyerahan bantuan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Diskop UKM Kukar secara konsisten menyiapkan program pendampingan lanjutan yang terintegrasi,” ungkapnya.
Salah satu upaya yang disiapkan ialah fasilitasi legalitas usaha. Melalui program ini, pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan dalam mengurus dokumen perizinan dasar, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Diskop UKM Kukar juga merencanakan pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan, peningkatan mutu produk, teknik pengemasan, penguatan merek, hingga pemasaran digital. Pembekalan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Pengawasan terhadap perkembangan usaha juga menjadi bagian dari rencana pembinaan. Tenaga pendamping UMKM akan melakukan pemantauan lapangan secara berkala di Samboja untuk mengevaluasi kemajuan kelompok penerima bantuan dan memastikan fasilitas yang diberikan dimanfaatkan secara optimal.
Melalui rangkaian program tersebut, Diskop UKM Kukar berharap enam kelompok UMKM di Samboja dapat meningkatkan kemampuan usaha, memperkuat daya saing, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sektor UMKM yang mandiri, produktif, dan mampu bertahan menghadapi persaingan pasar. (Adv/Diskominfo Kukar)
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah
Editor: Aditya Lesmana





