Tekan Enter untuk mencari

Safaruddin Salurkan Sembako dan Serap Aspirasi Warga Samboja

Akupedia.id, Samboja – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Safaruddin, mengunjungi enam desa di Kecamatan Samboja, yakni Bukit Raya, Beringin Agung, Sungai Seluang, Wonotirto, Karya Jaya, dan Tanjung Harapan. Dalam kunjungan tersebut, ia menyalurkan bantuan sembako sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait dampak cuaca ekstrem dan persoalan pembangunan desa.

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya Safaruddin untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat, terutama warga yang menghadapi tekanan ekonomi akibat fenomena El Niño dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di tengah kondisi yang sulit.

Safaruddin mengatakan, kehadirannya di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk mendengar dan merespons persoalan yang dihadapi warga.

“Kami ingin memastikan bahwa negara dan wakil rakyat hadir di saat masyarakat benar-benar membutuhkan. Bantuan sembako ini memang tidak menyelesaikan seluruh persoalan, namun kami berharap bisa sedikit meringankan beban dapur warga, khususnya para petani kita yang sedang menghadapi badai El Nino dan gagal panen,” ujarnya.

Dampak cuaca ekstrem turut dirasakan para petani di sejumlah desa yang mengalami penurunan hasil pertanian hingga gagal panen. Kondisi tersebut membuat warga harus menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah berkurangnya pendapatan.

Salah seorang petani setempat mengaku bantuan yang diberikan menjadi dukungan berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Kami benar-benar merasa berat tahun ini. Badai El Nino membuat banyak lahan pertanian kami gagal panen, sementara kebutuhan sehari-hari terus berjalan. Bantuan sembako dari Pak Safaruddin ini setidaknya menjadi penawar rindu dan angin segar yang meringankan beban dapur kami di tengah paceklik seperti sekarang,” tuturnya.

Selain persoalan pertanian, masyarakat juga menyampaikan keluhan mengenai keterbatasan anggaran pembangunan desa. Kepala Desa Bukit Raya, Wangsit, mengatakan kebijakan efisiensi dan pengurangan alokasi dana dari pemerintah pusat turut memengaruhi kemampuan desa dalam menjalankan program pembangunan.

Ia berharap Safaruddin dapat membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat agar pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendanaan desa.

“Kami merasakan betul bagaimana sulitnya membangun desa di tengah efisiensi anggaran saat ini. Oleh karena itu, kami memohon kepada Pak Safaruddin agar dapat menyuarakan aspirasi kami di pusat agar tidak ada lagi pemotongan dana desa,” kata Wangsit.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Wangsit mengapresiasi kepedulian Safaruddin yang turun langsung menemui masyarakat dan memberikan bantuan.

“Di tengah kesulitan ini, bantuan yang diberikan Pak Safaruddin memiliki nilai yang sangat tinggi dan sangat berarti bagi masyarakat kami,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Rahmat Dermawan. Ia mengapresiasi langkah Safaruddin yang dinilai konsisten turun ke lapangan untuk mendengarkan keluhan masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan di tingkat akar rumput.

“Apa yang dilakukan oleh Pak Safaruddin adalah teladan nyata bagaimana seorang wakil rakyat merawat kepedulian di tengah kesulitan warga. Semoga langkah dan upaya mulia ini bisa menginspirasi anggota DPR yang lain untuk terus turun tangan dan berbuat nyata bagi masyarakat,” ungkap Rahmat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Safaruddin, Edi, menjelaskan bahwa kunjungan langsung ke masyarakat dan penyaluran bantuan merupakan bagian dari kegiatan rutin untuk menghimpun aspirasi warga.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan masyarakat dari enam desa tersebut akan menjadi catatan untuk ditindaklanjuti dan diperjuangkan melalui peran Safaruddin sebagai anggota DPR RI.

“Kegiatan menyapa, mendengar, dan membantu ini adalah rutinitas yang senantiasa dilakukan oleh Pak Safaruddin. Seluruh aspirasi, keluhan, dan catatan penting yang telah dihimpun dari enam wilayah ini tidak akan berhenti di sini, melainkan akan kami kawal dan diperjuangkan secara sungguh-sungguh oleh Bapak Safaruddin di DPR RI,” pungkas Edi.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini