Tekan Enter untuk mencari

Cakar Arjuna Ketiga Digelar di Kukar, 650 Rider Dari Berbagai Daerah Turut Ambil Bagian

Foto: Pembukaan sekaligus pelepasan peserta Cakar Arjuna.

Akupedia.id, Tenggarong – Event Cinta Alam Kukar (Cakar) Arjuna kembali digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Hotel Grand Elty Singgasana tersebut diikuti sekitar 650 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, yang hadir mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri sekaligus membuka kegiatan tersebut, menyebut Cakar Arjuna III menjadi salah satu event yang dinilai mampu memperkenalkan potensi wisata alam Kukar kepada masyarakat luas.

Menurutnya, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Kalimantan, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar pulau.

“Ini saya mendapat kesempatan mewakili Pak Bupati untuk melepas satu event yang menurut saya luar biasa, karena diikuti hampir seluruh penggemar raider se-Indonesia, dan semuanya bisa berkumpul di sini,” ujar Sunggono.

Ia berharap pelaksanaan Cakar Arjuna III tidak hanya menjadi ajang bagi para penggemar kendaraan off-road dan adventure, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi wisata yang dimiliki Kukar.

“Tentang bagaimana harapan seperti dari sambutan yang sudah saya bacakan, kegiatan ini benar-benar bisa memperkenalkan Kutai Kartanegara, bisa menunjukkan kepada dunia, khususnya tempat-tempat di Indonesia, bahwa Kukar berpotensi juga memiliki alam yang indah untuk bisa dilewati dalam event Cakar Arjuna tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Cakar Arjuna, Hermansyah mengatakan, kegiatan tahun ini diikuti kurang lebih 650 peserta yang terbagi dalam sejumlah kelas, yakni rally dan adventure.

Ia menyebut peserta berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia. Khusus Pulau Kalimantan, masing-masing daerah turut mengirimkan perwakilannya. Sementara peserta dari luar Kalimantan datang dari Sumatera, Bali, Jawa dan Sulawesi.

“Untuk Pulau Kalimantan saja itu masing-masing ada mengirimkan wakilnya. Peserta terjauh ada dari Sumatera, dari Bali ada, dari Pulau Jawa itu sudah pasti, dari Sulawesi juga ada,” katanya.

Hermansyah menjelaskan, Cakar Arjuna merupakan event tahunan yang kini telah memasuki pelaksanaan ketiga. Namun, terdapat perbedaan pada penyelenggaraan tahun ini karena panitia mulai memasukkan kelas balap selain adventure.

“Alhamdulillah ini adalah salah satu rangkaian dari acara tahunan yang biasa kita laksanakan dan ini sudah berada di posisi yang ketiga,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada pelaksanaan sebelumnya kegiatan lebih berfokus pada adventure. Sedangkan tahun ini, panitia menggabungkan kelas adventure dengan balap, dengan tetap membawa misi mengeksplorasi kawasan yang memiliki potensi wisata.

Adapun kawasan yang menjadi fokus eksplorasi dalam Cakar Arjuna III tahun ini yakni kawasan Bukit Biru dan Desa Sumber Sari.

Rute peserta dimulai dari kawasan Grand Elty Singgasana menuju Kilometer 5 arah poros Kota Bangun-Samarinda, kemudian menuju Desa Jahab. Dari kawasan tersebut peserta akan menempuh jalur dengan total jarak sekitar 55 kilometer sebelum berakhir di puncak Bukit Biru.

“Untuk rutenya, dari arah Grand Elty ini, kita mengarah ke Kilometer 5 arah poros Kota Bangun-Samarinda, menuju Desa Jahab. Dari Jahab, nanti berputar ada kurang lebih totalnya sekitar 55 kilometer, nanti berakhir, finishnya kita ada di puncak Bukit Biru,” katanya.

Selain kelas adventure, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan balapan yang mempertemukan peserta yang berhasil melewati jalur pada sesi sebelumnya.

Hermansyah mengatakan, konsep balapan tersebut menggunakan format “power to power”, yakni peserta dilepas satu per satu untuk menaklukkan jalur tanjakan.

“Jadi kita ambil perwakilan dan ditutup dengan acara balapnya menuju tanjakan. Temanya itu power to power, kita lepas satu kayak drag race, tapi drag race jalur nanjak,” ungkapnya.

Menurut Hermansyah, konsep tersebut sebenarnya sudah cukup populer di kalangan penggemar otomotif di Pulau Jawa. Namun, untuk wilayah Kalimantan, khususnya Kukar, konsep balap tersebut baru pertama kali dilaksanakan dalam rangkaian Cakar Arjuna.

Ia berharap Cakar Arjuna dapat terus menjadi agenda reguler tahunan di Kukar dan semakin banyak klub otomotif yang terlibat dalam penyelenggaraannya.

Ia juga berharap semakin banyak klub otomotif di Tenggarong dan daerah lainnya dapat bergabung sehingga penyelenggaraan Cakar Arjuna ke depan semakin semarak sekaligus membuka lebih banyak peluang untuk mengeksplorasi objek wisata di Kukar.

“Supaya bisa bersinergi dengan teman-teman yang lain, klub-klub yang lain di Tenggarong ini, yang kemarinnya ada banyak, sekarang bisa bergabung bersama untuk bikin eventnya lebih semarak lagi,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan destinasi wisata Kukar kepada peserta dari luar daerah.

“Jadi semakin banyak tempat wisata yang bisa kita eksplor, supaya teman-teman dari luar sana tahu. Di Kutai Kartanegara ini nggak cuma ada sungai, kita semua punya tempat wisata yang bagus,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini