Tekan Enter untuk mencari

Prabowo Tegaskan MBG Tak Boleh Jadi Ladang Korupsi, Minta Mitra Nakal Segera Berbenah

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan para mitra SPPG untuk menjalankan program MBG dengan baik dan tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum. Cahyo - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Akupedia.id, Bogor – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh mitra dan pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjalankan tugas dengan penuh integritas. Ia menegaskan program yang menyasar jutaan anak Indonesia itu tidak boleh dijadikan sarana untuk memperkaya diri atau kelompok tertentu.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Konsolidasi Nasional Program MBG yang digelar oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa urusan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, terutama bagi anak-anak, merupakan persoalan yang sangat penting dan tidak boleh disalahgunakan.

“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,” tegas Prabowo.

Menurutnya, program MBG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang baik. Program tersebut juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menekan angka kekurangan gizi dan stunting di berbagai daerah.

Prabowo mengungkapkan masih terdapat wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kekurangan gizi cukup tinggi, bahkan mendekati 30 persen dari jumlah anak-anak di daerah tersebut. Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap program MBG akan terus diperketat. Pemerintah siap melibatkan lebih banyak unsur pengawasan, termasuk dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.

“Penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau bahwa Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian,” ujarnya.

Prabowo juga mengingatkan para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bahwa program MBG merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta pihak yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik untuk memberikan kesempatan kepada pihak lain yang lebih siap.

“Memberi makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” kata Prabowo.

Di sisi lain, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan mitra MBG yang selama ini bekerja di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil dengan tantangan geografis yang tidak mudah.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh dedikasi, kejujuran, dan komitmen para pelaksana di lapangan.

Karena itu, Prabowo mengajak seluruh jajaran yang terlibat untuk terus menjaga kualitas layanan, meningkatkan profesionalisme, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program.

Konsolidasi nasional tersebut dihadiri sekitar 12.173 peserta dan 5.873 mitra penyelenggara MBG dari berbagai daerah di Indonesia yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini