Tugu Khatulistiwa Santan Ulu Dikembangkan Jadi Pusat Wisata Alam dan Kuliner Terpadu Kukar

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto

Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Kawasan Tugu Khatulistiwa di Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), siap disulap menjadi destinasi wisata terpadu yang memadukan edukasi alam dan pusat kuliner. Dinas Pariwisata Kukar tengah menyiapkan pengembangan kawasan ini agar lebih menarik, modern, dan terintegrasi dengan destinasi lain di sekitarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa kawasan tugu memiliki potensi unik sebagai titik edukatif geografi sekaligus tempat bersantai bagi wisatawan. Rest area di sekitar tugu akan dikembangkan menjadi pusat kuliner, sementara monumen tugu dijadikan wahana wisata pendidikan tentang garis khatulistiwa, geografi, dan alam sekitar.

Baca juga  Dispar Kukar Jadikan Desa Pela Model Inspiratif, Dorong Pokdarwis Majukan Wisata Desa

“Rest area bisa dimanfaatkan sebagai pusat kuliner, dan kawasan Tugu Equator bisa dijadikan wisata pendidikan pengetahuan alam,” jelas Arianto.

Saat ini, pengelolaan kawasan Tugu Khatulistiwa belum optimal sehingga belum mampu menarik jumlah kunjungan yang besar. Untuk itu, Dispar Kukar tengah menyiapkan strategi pengembangan yang menyeluruh, termasuk konsep kolaboratif antar destinasi wisata di kawasan Marangkayu dan Muara Badak.

Baca juga  11 Tahun Menanti, Pemkab Kukar Guyur Rp5,5 Miliar Perbaiki Jalan Desa Tani Bhakti

“Kami sudah mendiskusikan bagaimana Tugu Equator bisa berkolaborasi dengan wisata Pantai Biru Kersik dan pantai-pantai di sekitar Muara Badak,” ujar Arianto.

Menurutnya, konektivitas antar destinasi menjadi kunci utama pengembangan pariwisata di wilayah tersebut. Lokasi Tugu Khatulistiwa yang masih satu jalur dengan pantai-pantai di Muara Badak membuka peluang untuk membuat paket wisata tematik, mulai dari wisata bahari hingga rekreasi edukatif. Konsep ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memperpanjang durasi wisatawan berada di Kukar.

“Kita bisa pasarkan seperti paket wisata beberapa pantai, kemudian ending-nya di Tugu Equator. Ini sangat mendukung pengembangan destinasi wisata di Kukar,” tambah Arianto.

Baca juga  Dispar Kukar Dorong Kesadaran Kolektif Warga untuk Rawat Kebersihan RTH dan Destinasi Wisata

Dengan rencana ini, Tugu Khatulistiwa Santan Ulu diharapkan bisa menjadi ikon wisata baru Kukar yang menggabungkan edukasi, rekreasi, dan kuliner, serta memperkuat citra Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur. Pengembangan terpadu ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui usaha kuliner, pemandu wisata, dan layanan pendukung lainnya. (Adv/Arf)

Berita Lainnya