Ajakan Pandawara Beli Hutan Viral, Dua Influencer Siap Donasi Rp 1,5 Miliar

Potret ide Pandawara Group beli hutan agar tak dialihfungsikan, sejumlah artis dan influecer siap sumbang miliaran (Instagram.com/pandawaragroup)

Akupedia.id – Inisiasi patungan membeli hutan Indonesia yang digagas Pandawara Group berubah menjadi gerakan besar yang menyita perhatian publik. Tak hanya respons positif dari netizen, dua influencer dengan kekayaan mentereng langsung menyatakan kesiapan menyumbang total Rp 1,5 miliar demi menyelamatkan kawasan hutan dari alih fungsi.

Sosok yang menggerakkan gelombang dukungan ini adalah Denny Caknan dan King Abdi, dua figur publik dengan penghasilan besar dari dunia hiburan dan kuliner. Tanpa ragu, keduanya mengumumkan komitmen dana pribadi yang terbilang fantastis: Rp 1 miliar dari Denny Caknan, dan Rp 500 juta dari King Abdi.

Langkah ini dipicu oleh bencana banjir bandang di Sumatra yang memperlihatkan gelondongan kayu keluar dari aliran air—sebuah bukti telanjang bahwa pembalakan liar masih terjadi. Situasi itu membuat keduanya tersentak dan merasa perlu turun tangan.

Baca juga  Polemik Jual Beli Barang 'Thrifting', Pemerintah: Yang Dilarang Impor dan Penyelundupan

King Abdi: “Biar Bukan Cuma Pejabat yang Bisa Alihfungsi Hutan”

Dalam unggahan Instagram @kingabdi_jajanmercon pada Minggu (7/12/2025), King Abdi dengan tegas menampilkan pernyataan kontribusinya:

“SAYA 500 JUTA — AMRIZAL NURIL ABDI — KING ABDI.”

Ia mengaku tergerak mengikuti jejak sahabatnya, Denny Caknan, yang terlebih dahulu mengiyakan ajakan Pandawara Group. Meski menyebut dirinya tak ‘sekaya’ Denny, King Abdi menilai mimpi membeli hutan untuk diselamatkan adalah langkah penting menjaga tanah air.

Baca juga  Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pokdakan Ikhlas Mandiri Balikpapan Resmikan Budidaya Ikan Air Tawar

Dalam captionnya, ia menulis:

“Biar gak cuma pejabat aja dan pemerintah yang bisa mengalihfungsikan hutan.
Saya siap beli hutan UNTUK KEBERLANGSUNGAN kehidupan warga, satwa, dan lingkungan agar tidak gampang dihancurkan.”

Ia menegaskan, jika gerakan ini benar-benar bisa terwujud, ia siap bersatu bersama Pandawara dan Denny untuk membeli hutan agar dapat dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.

Dari Lamunan Menjadi Gerakan Nasional

Pandawara Group awalnya mengungkap ide “patungan beli hutan” sebagai lamunan dan harapan liar namun respons publik membuktikan bahwa gagasan tersebut punya daya getar yang kuat. Banyak netizen menyatakan siap ikut urunan, meski dalam nominal lebih kecil, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Baca juga  Susunan Pengurus DPP PDIP Masa Bakti 2019-2024 Diperpanjang Hingga 2025

Ajakan ini menjadi refleksi bahwa kepemilikan hutan tak harus berada hanya di tangan pemilik modal besar, korporasi, atau pejabat. Masyarakat yang peduli pun ingin mengambil peran nyata dalam menjaga hutan Indonesia yang kian terancam.

Dengan suntikan dana miliaran dari dua influencer bergelimang harta, gerakan ini kini memasuki tahap yang jauh lebih serius. Pandawara Group dipandang bukan hanya sebagai pembuat konten lingkungan, tetapi inisiator yang mampu menggerakkan kolaborasi lintas masyarakat untuk menyelamatkan hutan yang tersisa.

Berita Lainnya