Karhutla Mengancam di Kaltim dengan 36 Titik Panas Terdeteksi di Kutai Timur

Caption: Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. Per Minggu (23/7/2023), terdapat 36 titik panas yang tersebar disejumlah kabupaten dan kota di Kaltim.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan telah menginformasikan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam beberapa wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim). Pada Minggu (23/7/2023), sebanyak 36 titik panas terdeteksi tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

Menurut Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, titik panas ini terpantau sejak pukul 01.00 hingga 17.00 WITA.

“Sebanyak 36 titik panas itu terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 17.00 WITA,” tutur Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida, dikutip dari medcom.id.

Baca juga  Tim Pansus Investigasi Pertambangan Batu Bara Sampaikan Rekomendasi Dalam Paripurna DPRD Kaltim

Titik panas merupakan indikator karhutla yang menunjukkan suhu yang relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

Dalam menghadapi potensi karhutla, BMKG mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati, terutama dalam membuang puntung rokok atau melakukan pembakaran di lahan maupun hutan yang kering. Hal ini penting mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, di mana banyak daun dan ranting kering yang bisa memicu kebakaran.

Lebih lanjut, BMKG telah menginformasikan 36 titik panas ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi dan kabupaten setempat untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Tiga hari sebelumnya, BMKG juga mendeteksi sembilan titik panas di tiga kabupaten, yang untungnya sudah berhasil dipadamkan.

Baca juga  Mashari Rais Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Sasar Siswa Sekolah Demi Menegaskan Ideologi Bangsa

Namun, pada tanggal 23 Juli 2023, terdapat 36 titik panas dengan lokasi koordinat yang berbeda-beda. Kabupaten Kutai Timur merupakan wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 22 titik. Sementara itu, Kabupaten Paser memiliki 4 titik panas, Kutai Kartanegara 5 titik, dan Kabupaten Berau 5 titik.

Rinciannya adalah Kabupaten Paser dengan 4 titik panas tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Batu Sopang dan Muara Komam. Di Kabupaten Kutai Kartanegara, 5 titik panas terdeteksi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Muara Kaman dan Kecamatan Kenohan.

Baca juga  DPRD Minta Pemprov Kaltim Percepat Persoalan Blokade Ring Road

Kabupaten Kutai Timur menjadi perhatian khusus dengan 22 titik panas yang terdeteksi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bengalon dan Kecamatan Kaubun. Sementara itu, Kabupaten Berau memiliki 5 titik panas yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Gunung Tabur, Kecamatan Segah, dan Talisayan.

Kondisi ini memerlukan kewaspadaan dan tindakan cepat dalam mengatasi potensi karhutla di Kaltim. Semoga upaya yang dilakukan oleh pihak berwenang dan partisipasi aktif dari masyarakat dapat mencegah dan meminimalisir dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved