Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Joni Nilai Pemerintah Wajib Penuhi Hak Warga Bayar Ganti Rugi Lahan Ring Road II

Joni Nilai Pemerintah Wajib Penuhi Hak Warga Bayar Ganti Rugi Lahan Ring Road II


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/akupedia/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Portalborneo.or.id, Samarinda – Selama sepekan terakhir, Jalan Nusyirwan Ismail, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang atau dikenal Ring Road II ditutup oleh masyarakat. Pasalnya, warga menagih penggantian rugi pembebasan lahan yang tak kunjung dibayar oleh pemerintah.

Usai mendapat kabar akan dilakukan penggantian rugi pembebasan lahan, warga pun kembali membuka jalan Nusyirwan Ismail. Kabar tersebut pun diberi tanggapan oleh Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting.

Baca juga  Banyak Masyarakat Butuhkan Pendampingan Hukum, Pemprov Kaltim Diminta Segera Terbitkan Pergub Bantuan Hukum

Meskipun dirinya kurang mengetahui detailnya secara historis duduk permasalahannya, namun ia mengakui beberapa tahun terakhir dirinya memperhatikan persoalan tersebut.

Joni menilai, pemberian hak ganti rugi tersebut merupakan kewajiban yang dilakukan oleh pemerintah sesuai tenggat waktu yang nantinya akan ditentukan.

“Mereka menutup jalan karena belum dibayar, kan. Solusinya harus bayar kan masyarakat punya lahan lalu sebagian lahannya dipakai untuk pembangunan jalan umum dan pemerintah belum mengganti rugi,”terang Joni.

Baca juga  Disdikbud Samarinda Cegah Stunting Melalui Program PAUD-HI dan Sekolah Siaga Kependudukan

Politisi Partai Demokrat ini memaklumi tindakan yang diambil warga dalam menutup jalan publik tersebut. Karena tindakan tersebut adalah langkah tegas warga demi mendapatkan kepastian hak mereka.

“Saya juga kurang mengetahui awal mulanya persoalan itu terjadi pada periode pemerintahan siapa, tetapi jika melihat kondisi masyarakat itu, ya tidak ada cara lain dan tidak ada alasan lain, kan pemerintah punya kemampuan, ya harus di bayar karena itu bukan tanah pemerintah,” tegasnya.

Baca juga  DPD PDI Perjuangan Kaltim Sambut Positif Penetapan Ganjar Pranowo Sebagai Capres, Samsun: Sesuai Aspirasi Rakyat

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/ADV/Sya*)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved