Gedung Ekraf Kukar Disiapkan Jadi Ikon Kreativitas Baru, Rampung Tahun 2026

Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui pembangunan infrastruktur pendukung yang representatif. Salah satu proyek strategis yang kini jadi sorotan adalah Gedung Ekraf, yang dirancang sebagai pusat aktivitas kreatif dan seni pertunjukan di Tenggarong.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Zikri Umulda, menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Ekraf hampir rampung secara fisik. Meski begitu, proses penyelesaian keseluruhan baru ditargetkan tuntas pada 2026 karena masih ada beberapa hal teknis yang perlu dibenahi.

Baca juga  Gerakan Sahur 2025 Jadi Panggung Kreatif Generasi Muda Kukar di Bulan Ramadan

“Gedung ini akan menjadi ruang kolaborasi bagi para seniman, kreator muda, dan komunitas pelaku ekonomi kreatif. Selain sebagai pusat kegiatan, keberadaannya juga menjadi simbol komitmen Pemkab dalam mengembangkan ekraf di Kukar,” ujar Zikri.

Menurutnya, pekerjaan rumah utama yang kini jadi fokus adalah pembangunan akses jalan menuju lokasi gedung. Hal ini dianggap krusial agar fasilitas tersebut dapat berfungsi optimal dan mudah dijangkau masyarakat.

“Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, tahun ini difokuskan untuk penyelesaian akses jalan. Tanpa itu, pemanfaatan gedung belum bisa maksimal,” jelasnya.

Baca juga  PDI Perjuangan Kaltim Gencar Gelar PKP Menyongsong Kemenangan Pemilu 2024 Mendatang

Selain bangunan utama, kawasan sekitar Gedung Ekraf juga akan dikelola secara terpadu bersama area Pujasera. Konsep pengelolaannya akan meniru sistem di Simpang Odah Etam (SOE) yang dikenal rapi, profesional, dan bebas pungli.

“Kami ingin menciptakan lingkungan yang sehat, kreatif, dan terbuka. Seluruh sistem manajemen, termasuk pembayaran dan jadwal pertunjukan, akan dilakukan secara transparan,” tegas Zikri.

Dispar Kukar bersama Bappeda juga tengah mematangkan konsep Gedung Ekraf sebagai destinasi unggulan yang menggabungkan seni, budaya, dan hiburan. Fasilitas ini nantinya menjadi wadah interaksi bagi berbagai komunitas kreatif sekaligus daya tarik baru bagi wisatawan.

Baca juga  Bupati Aulia Harap Teruna Dara Kukar 2025 Jadi Duta Nyata Promosi Wisata Daerah

Tak hanya itu, Pemkab Kukar juga mengintegrasikan proyek ini dengan pengembangan kawasan Simpang Odah Etam dan Titik Nol, dua titik strategis yang diharapkan menjadi etalase seni dan ekonomi kreatif perkotaan.

“Kami ingin Gedung Ekraf menjadi lebih dari sekadar bangunan. Ini akan menjadi ruang hidup yang menumbuhkan semangat kolaborasi dan menampilkan wajah kreatif Kutai Kartanegara,” tutup Zikri penuh optimisme. (Adv/Arf)

Berita Lainnya