Dispar Kukar Jadikan Desa Pela Model Inspiratif, Dorong Pokdarwis Majukan Wisata Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto

Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus memperkuat pengembangan wisata berbasis masyarakat di tingkat desa. Salah satu langkah strategisnya adalah menjadikan Desa Pela di Kecamatan Kota Bangun sebagai role model bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) lain di Kukar.

Desa Pela dikenal luas berkat keberhasilan Pokdarwis Bekayuh Beumbai Bebudaya (B3) dalam mengembangkan ekowisata berbasis pelestarian lingkungan, terutama melalui program konservasi Pesut Mahakam, satwa endemik yang menjadi ikon Sungai Mahakam. Inovasi ini membuat Desa Pela meraih sejumlah penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus menjadi contoh konkret bagaimana masyarakat bisa menjadi penggerak utama dalam pembangunan pariwisata.

Baca juga  DPRD Kaltim Prioritaskan Penyerapan Aspirasi Masyarakat dalam Reses

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menegaskan bahwa keberhasilan Desa Pela akan dijadikan bahan pembelajaran bagi desa-desa lain yang tengah berupaya mengembangkan sektor wisata lokal.

“Kita akan memberikan contoh bagi wisata desa yang telah berhasil seperti Pokdarwis Desa Pela. Mereka akan diperbantukan untuk berbagi pengalaman dan strategi kepada Pokdarwis lain,” jelas Arianto.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bagian dari strategi pembinaan terpadu agar setiap desa wisata memiliki daya saing dan mampu mengelola potensi lokal secara mandiri. Dispar Kukar pun telah menyiapkan program pendampingan berkelanjutan, mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas SDM, sertifikasi pelaku wisata, hingga bantuan fasilitas penunjang pariwisata.

Baca juga  Kukar Tampilkan Kekayaan Budaya Kutai dan Dayak di Peringatan 50 Tahun TMII

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi tumbuhnya destinasi baru di berbagai kecamatan. Melalui pendekatan berbasis komunitas, masyarakat desa diharapkan dapat mengidentifikasi potensi unggulan daerahnya baik dari sisi alam, budaya, maupun produk ekonomi kreatif untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Arianto menilai, peran Pokdarwis sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran wisata di masyarakat. “Pokdarwis ini pintu masuk kita untuk memberikan bagaimana tempat yang akan kita bangun wisata itu bisa cepat berkembang,” ujarnya.

Baca juga  Dispar Kukar Siapkan SDM Tangguh Hadapi IKN Lewat Sertifikasi Profesi Resepsionis Hotel

Dengan menjadikan Desa Pela sebagai contoh nyata, Dispar Kukar ingin menunjukkan bahwa pengelolaan wisata yang melibatkan masyarakat lokal bukan hanya memperkuat ekonomi desa, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan identitas budaya daerah.

Model keberhasilan seperti ini diharapkan dapat direplikasi oleh desa-desa lain di Kutai Kartanegara, menjadikan Kukar sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan wisata berbasis komunitas paling progresif di Kalimantan Timur. (Adv/Arf)

Berita Lainnya