Desa Segihan Bersiap Hadirkan Koperasi Pertama di Sebulu, Sinergi dengan BUMDes untuk Dorong Ekonomi Lokal

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi

Akupedia.id, TENGGARONG – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa terus digalakkan Pemerintah Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Saat ini, desa tersebut tengah mempersiapkan pembentukan koperasi desa pertama di Sebulu yang nantinya akan berjalan beriringan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, menjelaskan koperasi yang akan dibentuk mengusung konsep Koperasi Merah Putih, sesuai dengan arahan program Kementerian Desa dan Dinas Koperasi serta UKM Kukar. Menurutnya, keberadaan koperasi akan menjadi penopang ekonomi baru sekaligus memperkuat peran BUMDes dalam mengelola potensi lokal.

“Koperasi ini kami harapkan menjadi pilar ekonomi yang tangguh di Segihan. Dengan adanya sinergi bersama BUMDes, kami optimistis bisa menggerakkan berbagai sektor usaha yang bermanfaat langsung untuk masyarakat,” ungkap Hendra.

Baca juga  Cepat Tanggap, UPT P2TP2A Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Muara Kaman

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah desa juga tengah menyiapkan beberapa unit usaha baru yang akan dijalankan oleh BUMDes. Beberapa di antaranya adalah penyediaan sarana produksi pertanian, jasa transportasi desa, hingga usaha penyewaan perlengkapan acara seperti tenda dan kursi.

“Selain menyediakan sarana pertanian, kami ingin BUMDes bisa membeli gabah langsung dari petani. Jadi, petani tidak kesulitan memasarkan hasil panennya dan memiliki kepastian harga,” jelasnya.

Baca juga  Teknologi Drone untuk Semprot Pestisida Mampu Menggaet Minat Petani Milenial

Hendra menekankan, keberadaan koperasi dan BUMDes bukan hanya sebatas membangun usaha, tetapi juga memberikan dampak nyata pada kesejahteraan petani dan masyarakat desa. Dengan adanya jaminan pasar, produktivitas pertanian lokal diyakini dapat meningkat.

BUMDes Segihan sendiri sudah membuktikan kiprahnya sejak tahun 2018 ketika mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. Saat itu, BUMDes memperoleh bantuan dana Rp50 juta dari Kementerian Desa untuk mengembangkan unit penyewaan perlengkapan acara.

“Unit penyewaan yang kami jalankan waktu itu menjadi salah satu sumber pendapatan utama BUMDes. Kami ingin pengalaman tersebut menjadi modal untuk melangkah lebih jauh,” kata Hendra.

Baca juga  Pemkab Kukar Pacu Kebangkitan Koperasi Merah Putih lewat Pelatihan Massal Pengurus Desa

Ke depan, Koperasi Merah Putih di Segihan akan didesain sebagai pelengkap BUMDes, dengan peran lebih luas dalam distribusi hasil pertanian, penyediaan barang kebutuhan, serta wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini bisa memperkuat ketahanan ekonomi desa dan menjadi contoh pengembangan desa-desa lain di wilayah Sebulu,” pungkas Hendra.

Langkah Desa Segihan ini sejalan dengan semangat membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan, di mana koperasi dan BUMDes diproyeksikan menjadi motor penggerak yang saling melengkapi demi kesejahteraan masyarakat desa. (Arf)

Berita Lainnya