Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Dalam upaya memperkuat daya saing sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) tengah mempersiapkan program sertifikasi kompetensi untuk dua bidang sekaligus, yaitu videografi dan resepsionis.
Program ini merupakan langkah strategis untuk memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi pelaku industri yang telah aktif berkarya di lapangan. Melalui sertifikasi ini, diharapkan para pelaku pariwisata dan ekraf dapat memiliki keahlian yang diakui secara profesional, sekaligus meningkatkan kredibilitas mereka di dunia kerja.
Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekraf Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, menjelaskan bahwa sertifikasi videografi merupakan kelanjutan dari workshop videografi berbasis kompetensi yang digelar pada tahun 2024 lalu. Peserta yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dasar kini akan diuji kemampuannya secara lebih formal melalui sertifikasi nasional.
“Ini lanjutan dari program sebelumnya. Tahun lalu kita latih, tahun ini kita sertifikasi agar mereka mendapat pengakuan kompetensi secara resmi,” ujar Antoni.
Selain videografi, sertifikasi juga akan diberikan bagi tenaga resepsionis hotel dan penginapan yang tersebar di berbagai kecamatan di Kukar. Program ini menekankan pentingnya pelayanan prima dalam menyambut tamu sesuai standar industri perhotelan nasional, terutama menghadapi potensi lonjakan wisatawan akibat pembangunan dan perpindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Para resepsionis yang sudah bekerja di hotel-hotel akan kita latih kembali agar sesuai standar pelayanan, kemudian kita sertifikasi agar mutu layanan meningkat,” tambahnya.
Antoni juga mengungkapkan bahwa dalam jangka panjang, Dispar Kukar berencana memperluas cakupan pelatihan dan sertifikasi ke kalangan pelajar dan mahasiswa. Tujuannya agar generasi muda Kukar turut siap bersaing di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus berkembang.
“Saat ini fokus kita pada pekerja yang sudah existing. Namun ke depan, kita akan menyasar mahasiswa dan pelajar agar mereka memiliki bekal keterampilan sejak dini,” jelasnya.
Melalui sertifikasi ini, Dispar Kukar berharap dapat menciptakan SDM pariwisata dan ekraf yang profesional, adaptif, serta mampu mendukung perkembangan Kukar sebagai salah satu daerah penopang utama destinasi wisata di kawasan IKN. (Adv/Arf)