Tekan Enter untuk mencari

Skema Haji Tanpa Antre Mulai Dikaji, Mirip Sistem Tiket Langsung

Haji 2025. Foto: Istimewa

Akupedia.id, Jakarta – Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan penerapan skema ibadah haji tanpa sistem antrean panjang. Wacana ini muncul sebagai upaya mencari solusi atas lamanya masa tunggu calon jamaah haji di Indonesia, yang kini mencapai jutaan orang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa gagasan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final. Ia menegaskan, ide ini merupakan bagian dari arahan Presiden agar pemerintah mencari formulasi baru dalam penyelenggaraan haji.

“Sekarang Presiden berkeinginan supaya dipikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantre. Jadi, haji yang tidak ngantre. Nah itu yang sedang kami formulasikan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurut Dahnil, panjangnya antrean haji di Indonesia tidak lepas dari tingginya minat masyarakat yang ingin menunaikan ibadah tersebut, sementara kuota yang diberikan terbatas. Kondisi ini diperparah oleh sistem pengelolaan keuangan haji yang mendorong peningkatan jumlah pendaftar setiap tahunnya.

“Semakin banyak itu (pendaftar) semakin lama ngantre,” jelasnya.

Ia juga menyinggung bahwa setiap negara memiliki sistem berbeda dalam pengelolaan ibadah haji. Di Malaysia, antrean panjang juga terjadi karena sistem tabungan haji, sementara di negara lain seperti India, durasi antrean cenderung tidak selama di Indonesia.

Saat ini, pemerintah tengah mempertimbangkan model yang lebih fleksibel, salah satunya dengan skema menyerupai pembelian tiket langsung sesuai kuota yang diberikan oleh Arab Saudi.

“Misalnya kita dapat kuota 200 ribu. Lalu ditetapkan harganya, kemudian masyarakat bisa langsung memesan. Siapa yang dapat, itu yang berangkat,” kata Dahnil.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa perlindungan terhadap calon jamaah yang telah lama masuk daftar tunggu tetap menjadi prioritas utama. Saat ini, jumlah antrean haji di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 5,7 juta orang.

“Nah bagaimana perlindungan terhadap mereka? Ini yang sedang kami pikirkan secara serius,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh opsi masih terus dibahas dan dikaji secara mendalam agar tidak merugikan masyarakat yang sudah lama menunggu giliran berangkat.

“Nanti akan kami jelaskan modelnya seperti apa. Tapi ini belum keputusan, masih terus kami godok supaya keinginan presiden terkait haji tanpa antrean bisa terwujud,” pungkasnya.

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini