Akupedia.id, Tenggarong – Usai Lebaran, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya ke Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Senin (30/3/2026).
Dalam sidak tersebut, Rendi mendapati belum tersedianya hotline center yang bisa diakses secara luas oleh pekerja untuk menyampaikan aduan. Padahal, menurutnya, Distransnaker menjadi pintu utama dalam menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan, mulai dari BPJS Ketenagakerjaan, jaminan sosial (jamsostek), hingga kasus tidak dibayarkannya tunjangan hari raya (THR).
“Kalau tidak kita sidak, kita tidak tahu ternyata belum ada hotline center. Ini harus segera dibenahi,” tegasnya.
Ia menilai, keterbatasan akses ini sangat berdampak bagi pekerja di wilayah yang jauh dari Tenggarong seperti Samboja, Kota Bangun hingga Tabang yang kesulitan menjangkau kantor Distransnaker secara langsung.
“Untuk aduan Rp200 ribu atau Rp300 ribu saja, ongkos ke sini bisa lebih besar. Ini tidak efektif,” ujarnya.
Sebagai langkah cepat, Rendi langsung menginstruksikan penyediaan layanan pengaduan berbasis WhatsApp agar seluruh pekerja di Kukar dapat dengan mudah menyampaikan keluhan tanpa terkendala jarak.
“Nanti kita siapkan nomor yang bisa dihubungi langsung. Jadi seluruh aduan bisa sampai ke dinas,” katanya.
Selain Distransnaker, sidak dan silaturahmi juga dilakukan ke sejumlah OPD lainnya, di antaranya Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan aktivitas pelayanan kembali berjalan normal pasca libur Lebaran.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kukar dalam memperkuat kualitas layanan publik, khususnya memastikan akses masyarakat terhadap layanan dasar tetap terbuka dan responsif, termasuk bagi masyarakat di wilayah pelosok.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





